![]() |
| Ket : Pekan Gemar Membaca di Sambas, Yunisa Tekankan Pentingnya Literasi dari Keluarga |
Kabarsambas.com - Membangun generasi yang berpengetahuan tidak cukup hanya melalui pendidikan formal. Kebiasaan membaca di lingkungan keluarga juga memiliki peran penting dalam membentuk wawasan, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis anak sejak dini.
Pesan tersebut disampaikan Bunda Literasi Kabupaten Sambas,
Hj. Yunisa, saat menjadi pemateri dalam kegiatan Pekan Gemar Membaca di Aula
Utama Kantor Bupati Sambas, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan
Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat bersama TP PKK dan Pemerintah Daerah
Kabupaten Sambas itu menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya literasi
sekaligus meningkatkan kegemaran membaca masyarakat.
Yunisa menilai, keluarga merupakan lingkungan pertama yang
dapat menumbuhkan kecintaan anak terhadap buku dan pengetahuan. Karena itu,
kebiasaan membaca perlu dibangun melalui contoh dan pendampingan orang tua
dalam kehidupan sehari-hari.
“Budaya membaca harus terus kita tumbuhkan mulai dari
lingkungan keluarga. Dengan membiasakan anak membaca sejak dini, kita turut
membangun fondasi pengetahuan, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis yang
sangat dibutuhkan untuk menghadapi masa depan,” ujar Yunisa.
Menurutnya, budaya literasi tidak dapat tumbuh hanya melalui
kegiatan sesaat. Diperlukan keterlibatan keluarga, kader PKK, lembaga
pendidikan, pemerintah, dan masyarakat agar membaca menjadi kebiasaan yang
terus berkembang.
Lingkungan yang mendukung, ditambah kemudahan akses terhadap
bahan bacaan, diharapkan dapat mendorong masyarakat menjadikan aktivitas
membaca sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Yunisa juga mengingatkan bahwa literasi tidak sebatas
kemampuan membaca tulisan. Masyarakat perlu memiliki kemampuan memahami
informasi, memilah sumber yang dapat dipercaya, serta menggunakan pengetahuan
secara bijak dalam mengambil keputusan.
Kemampuan tersebut semakin dibutuhkan di tengah perkembangan
teknologi dan derasnya arus informasi. Dengan literasi yang baik, masyarakat
diharapkan mampu memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan, dan
menyesuaikan diri dengan perubahan zaman.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kalimantan Barat sekaligus Bunda
Literasi Provinsi Kalimantan Barat, Hj. Erlina, menyoroti pentingnya kualitas
sumber daya manusia dalam menentukan kemajuan suatu daerah.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya bertumpu pada kekayaan
sumber daya alam, tetapi juga ditentukan oleh pengetahuan, karakter, dan
kemampuan berpikir masyarakat.
Pandangan tersebut memperkuat pentingnya literasi sebagai
fondasi pembangunan. Masyarakat yang memiliki wawasan luas dan mampu memahami
informasi dengan baik akan lebih siap menghadapi tantangan serta berpartisipasi
dalam berbagai bidang kehidupan.
Melalui Pekan Gemar Membaca, diharapkan kesadaran masyarakat
Kabupaten Sambas terhadap pentingnya literasi semakin meningkat. Penguatan
budaya membaca juga diharapkan berlangsung secara berkelanjutan, tidak hanya di
sekolah dan perpustakaan, tetapi juga di rumah serta lingkungan masyarakat.
(Sai)
.jpg)