![]() |
| Ket : Bupati Satono Jajaki Kerja Sama dengan Bupati Sanggau, Perkuat Pembangunan Kawasan Perbatasan |
Kabarsambas.com – Penguatan kerja sama antardaerah menjadi salah satu upaya yang didorong Bupati Sambas, Satono, dalam mendukung pembangunan kawasan perbatasan. Hal tersebut dibahas saat dirinya bersilaturahmi dan berdiskusi dengan Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, bersama jajaran, Kamis malam (29/10/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Kabupaten Sanggau itu membahas
sejumlah isu strategis, terutama pengelolaan kawasan perbatasan negara serta
peluang kolaborasi antara Kabupaten Sambas dan Kabupaten Sanggau.
Dalam suasana penuh keakraban, kedua kepala daerah bertukar
pandangan mengenai potensi dan tantangan pembangunan di wilayah masing-masing.
Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, menyambut baik pertemuan
tersebut. Menurutnya, Sambas dan Sanggau memiliki kedekatan tersendiri yang
dapat menjadi dasar memperkuat hubungan antardaerah.
“Sambas dan Sanggau memiliki ikatan kebatinan. Untuk
persiapan seperti apa kerja samanya, secara teknis bisa kita tindak lanjuti,”
ujar Yohanes Ontot.
Ia menjelaskan, kedua kabupaten juga memiliki kesamaan
karakteristik karena sama-sama berbatasan langsung dengan negara tetangga.
Sambas memiliki kawasan perbatasan Aruk, sementara Sanggau memiliki kawasan
Entikong.
“Dengan adanya kesamaan wilayah perbatasan ini, tentu banyak
hal yang bisa kita diskusikan dan saling pelajari. Pengalaman masing-masing
daerah bisa menjadi bahan untuk mendorong pembangunan kawasan perbatasan,”
ungkapnya.
Menurut Yohanes, hubungan baik yang telah terjalin perlu
ditindaklanjuti melalui pembahasan lebih teknis agar peluang kerja sama dapat
diwujudkan dalam program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Bupati Sambas, Satono, menegaskan pentingnya
membangun komunikasi dan koordinasi antarpemerintah daerah, terutama dalam
memperjuangkan kebutuhan pembangunan kawasan perbatasan.
“Silaturahmi seperti ini penting untuk mempererat hubungan
sekaligus membuka ruang diskusi. Kita ingin potensi yang dimiliki masing-masing
daerah bisa dikomunikasikan dan dikembangkan bersama,” ujar Satono.
Ia juga menilai, persoalan kawasan perbatasan tidak bisa
hanya diselesaikan oleh satu daerah. Diperlukan sinergi dan koordinasi agar
berbagai kebutuhan pembangunan mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat.
“Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, berbagai
persoalan di kawasan perbatasan bisa kita sampaikan dan perjuangkan bersama.
Harapannya, pembangunan di wilayah perbatasan semakin mendapat perhatian dan
dukungan,” tambahnya.
Satono berharap hubungan baik antara Kabupaten Sambas dan
Kabupaten Sanggau tidak berhenti pada pertemuan silaturahmi, tetapi berlanjut
melalui pembahasan konkret mengenai peluang kerja sama. (Sai)
.jpeg)