500 ASN Sambas Ikuti ProASN, Bupati Satono Harap Kompetensi dan Kinerja Meningkat

Editor: Admin author photo

Ket : 500 ASN Sambas Ikuti ProASN, Bupati Satono Harap Kompetensi dan Kinerja Meningkat

Kabarsambas.com - Bupati Sambas, H. Satono, meninjau pelaksanaan Profiling Aparatur Sipil Negara (ProASN) di Politeknik Negeri Sambas, Sabtu (10/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memetakan potensi dan kompetensi aparatur guna mendukung pengembangan karier serta peningkatan profesionalisme ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas.

 

Dalam peninjauan tersebut, Satono didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas, Dr. H. Rachmad Robbi, S.E., M.E. Keduanya melihat langsung pelaksanaan asesmen yang diikuti ratusan ASN.

 

ProASN merupakan program Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memetakan potensi dan kompetensi ASN melalui pengukuran kompetensi manajerial. Hasilnya diharapkan menjadi salah satu dasar dalam penerapan Manajemen Talenta ASN, sehingga pengelolaan karier aparatur dapat dilakukan secara lebih objektif dan sesuai kompetensi.

 

Di Kabupaten Sambas, pelaksanaan ProASN berlangsung selama dua hari, 10–11 Oktober 2026, dengan pembagian empat sesi. Setiap sesi diikuti 125 peserta, sehingga total ASN yang mengikuti kegiatan tersebut mencapai 500 orang.

 

Satono mengapresiasi kerja sama BKN dengan Pemerintah Kabupaten Sambas dalam pelaksanaan profiling ASN. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi proses pemetaan kompetensi, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja, kedisiplinan, dan profesionalisme aparatur.

 

“Terima kasih kepada BKN atas kerja sama dengan Pemda Kabupaten Sambas dalam pelaksanaan profiling ASN. Mudah-mudahan dengan adanya agenda ini, apa yang menjadi harapan kita dalam meningkatkan kinerja, disiplin, dan profesionalisme PNS Kabupaten Sambas dapat terwujud,” ujar Satono.

 

Selain menyoroti peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur, Satono juga mengapresiasi perkembangan layanan dan tata kelola kepegawaian, termasuk dalam pengurusan administrasi dan mutasi ASN.

 

Menurutnya, kemudahan layanan tersebut penting bagi pemerintah daerah, terlebih Kabupaten Sambas merupakan wilayah perbatasan yang membutuhkan koordinasi dan konsultasi efektif dengan pemerintah pusat.

 

“Saya melihat progres yang jauh ke arah lebih positif, sehingga untuk mengurus berbagai kepentingan ASN, termasuk mutasi, sekarang jauh lebih mudah dibandingkan sebelumnya. Ini pesan kami, sebagai pemerintah daerah yang berada di kawasan perbatasan, hal ini perlu dan patut dipertahankan,” katanya.

 

Ia berharap kemudahan tersebut dapat terus dijaga agar pemerintah daerah tidak mengalami kendala dalam berkoordinasi maupun mengurus kebutuhan kepegawaian.

 

“Jangan sampai manajemen berubah, regulasi berubah lagi, sehingga menyulitkan kami untuk berkoordinasi, berkonsultasi, dan mengajukan berbagai keperluan,” sambungnya.

 

Satono menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sambas mendukung program strategis BKN, termasuk ProASN, sebagai bagian dari penguatan sistem manajemen kepegawaian yang profesional, terukur, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

 

“Kami mendukung sepenuhnya program strategis BKN, termasuk 15 kebijakan ProASN yang diluncurkan BKN hari ini. Tetap semangat BKN, terus lanjutkan apa yang sudah menjadi program positif,” tutupnya.

 

Melalui pelaksanaan ProASN, Pemerintah Kabupaten Sambas berharap pemetaan potensi dan kompetensi aparatur dapat menjadi pijakan dalam pengembangan sumber daya manusia yang lebih terarah. Dengan demikian, ASN diharapkan semakin profesional, memiliki kinerja yang optimal, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Sai)

 

Share:
Komentar

Berita Terkini