Temajuk Menuju PLBN, Golkar Dorong Perbatasan Jadi Penggerak Ekonomi Sambas

Editor: Admin author photo

ket: Temajok Menuju PLBN, Golkar Dorong Perbatasan Jadi Penggerak Ekonomi Sambas

Rencana peningkatan Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk di Desa Temajok, Kecamatan Paloh, menjadi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) mendapat sambutan positif dari Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Sambas.


Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas, Sehan Arahman, menilai peningkatan status tersebut menjadi langkah penting bagi masa depan kawasan perbatasan. Selain membuka akses yang lebih luas, keberadaan PLBN diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Temajok dan sekitarnya.


“Insya Allah nanti akan ditingkatkan menjadi PLBN kedua di Kabupaten Sambas. Yang pertama di Kecamatan Sajingan Besar, dan yang kedua nanti akan dilaksanakan di Desa Temajok, Kecamatan Paloh,” ujar Sehan Arahman.


Menurut Sehan, rencana tersebut menunjukkan perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan kawasan perbatasan Kabupaten Sambas. Fraksi Golkar, kata dia, memberikan respons positif karena pembangunan PLBN Temajok akan menjadi salah satu bentuk kemajuan bagi daerah.


“Dari Fraksi Golkar menyikapi hal ini sangat positif. Artinya ada kemajuan untuk daerah Kabupaten Sambas, yang mana pemerintah pusat sudah memberikan kontribusi yang luar biasa,” katanya.


Ia menilai kawasan Temajok memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan Malaysia. Kondisi tersebut membuka peluang besar bagi masyarakat untuk mengembangkan berbagai aktivitas ekonomi.


Dengan peningkatan PLB menjadi PLBN, Sehan berharap perputaran ekonomi masyarakat di kawasan perbatasan semakin tumbuh. Potensi perdagangan dan aktivitas ekonomi lainnya diharapkan dapat memberikan dampak langsung bagi warga Temajok dan Kecamatan Paloh secara umum.


“Ini akan menjadi kesempatan bagi daerah yang berbatasan langsung dengan sempadan Malaysia, khususnya Desa Temajok, terutama untuk perputaran ekonomi,” jelasnya.


Tidak hanya berkaitan dengan ekonomi, keberadaan fasilitas lintas batas juga diharapkan semakin memudahkan hubungan sosial masyarakat Indonesia dengan warga di wilayah perbatasan Malaysia.


Sehan menyebut masyarakat Kabupaten Sambas, khususnya warga Temajok, memiliki hubungan kedekatan dengan masyarakat di wilayah Dusun Melanau dan Sematan, Malaysia. Kemudahan akses lintas batas diharapkan dapat mempererat silaturahmi masyarakat kedua negara.


“Dan kita diberikan kemudahan untuk melaksanakan silaturahmi antara masyarakat Kabupaten Sambas, khususnya Desa Temajok, dan sempadan Malaysia, yaitu Dusun Melanau dan Sematan,” ungkapnya.


Ia juga menjelaskan fasilitas PLB tersebut berlaku secara khusus bagi masyarakat Kecamatan Paloh selama dua tahun. Masyarakat yang ingin mengurusnya tidak dikenakan biaya, dengan melengkapi persyaratan administrasi berupa Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga.


“PLB ini juga berlaku untuk Kecamatan Paloh secara khusus dan selama dua tahun. Pembuatan PLB ini gratis, dengan catatan setiap pemohon harus menyerahkan KTP dan KK,” pungkas Sehan.


Rencana peningkatan PLB Temajok menjadi PLBN diharapkan tidak hanya memperkuat fungsi kawasan perbatasan sebagai pintu negara, tetapi juga menghadirkan peluang baru bagi masyarakat. Kawasan yang selama ini berada di ujung utara Kabupaten Sambas itu diharapkan dapat tumbuh menjadi salah satu pusat pergerakan ekonomi baru di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.(Sai)

Share:
Komentar

Berita Terkini