![]() |
| ket : Tahun 2027, Jalan Desa Tempatan Sambas Bakal Diaspal dan Diperlebar |
Kabarsambas.com - Pemerintah Kabupaten Sambas menyiapkan sejumlah pembangunan infrastruktur jalan di Desa Tempatan, Kecamatan Sebawi, pada 2027. Selain menuntaskan pengaspalan ruas jalan yang belum selesai, pemerintah daerah juga merencanakan pelebaran sejumlah akses penghubung antardusun.
Bupati Sambas Satono mengatakan, terdapat sekitar 400 meter
ruas Jalan Desa Tempatan yang masih belum tuntas. Ruas tersebut telah
direncanakan untuk diaspal pada tahun anggaran 2027.
“Insya Allah, kalau tidak ada halangan, tahun 2027 akan
dibangun. Ruas Jalan Desa Tempatan akan kita aspal,” kata Satono saat meninjau
kegiatan gotong royong masyarakat di Desa Tempatan.
Dalam kunjungan tersebut, Satono juga mengapresiasi warga
yang secara swadaya melakukan kerja bakti memperbaiki akses jalan. Menurutnya,
semangat gotong royong merupakan modal sosial yang harus terus dipertahankan di
tengah masyarakat.
“Saya senang melihat masyarakat sudah ramai bergotong
royong. Terima kasih kepada warga Desa Tempatan dan sekitarnya yang masih
menjaga budaya gotong royong. Tradisi kerja sama seperti ini perlu kita
pelihara dan dilestarikan sampai anak cucu nanti,” ujarnya.
Selain pengaspalan, Pemkab Sambas juga merencanakan
pelebaran Jalan Dusun Sepandan menuju Dusun Sebataan sepanjang 1,9 kilometer.
Satono meminta dukungan Kodim 1208/Sambas dalam pelaksanaan rencana tersebut.
Ia juga menyebut ruas jalan dari Dusun Kote Bangun menuju
Surau Raden Sulaiman sepanjang sekitar 2,5 kilometer masuk dalam rencana
pelebaran.
“Terima kasih kepada TNI dan Polri, khususnya Pak Dandim.
Tahun depan ruas jalan Dusun Kote Bangun sampai Surau Raden Sulaiman sekitar
2,5 kilometer ini kita rencanakan untuk dilebarkan,” katanya.
Satono berharap pembangunan jalan tersebut dapat dilakukan
secara terintegrasi sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,
terutama dalam memperlancar konektivitas antarwilayah.
Di sisi lain, ia meminta masyarakat ikut menjaga
infrastruktur yang telah dibangun pemerintah. Salah satunya dengan mematuhi
batas tonase kendaraan agar kondisi jalan tidak cepat mengalami kerusakan.
“Tolong bantu Bupati menjaga jalan ini. Kalau kekuatan jalan
hanya delapan ton, jangan dilalui kendaraan bermuatan sepuluh ton,” pesannya.
Satono juga mengingatkan orang tua agar mengawasi anak-anak
saat menggunakan jalan yang telah diperbaiki. Ia meminta jalan tidak digunakan
untuk kebut-kebutan maupun balap liar.
“Saya minta masyarakat memperhatikan anak-anaknya. Jangan
kebut-kebutan di jalan yang sudah bagus ini. Jalan dibangun untuk keselamatan
dan kenyamanan bersama,” Pungkasnya. (Sai)
.jpg)