DPRD Sambas Apresiasi Percepatan Pembangunan PLBN Temajuk, Dinilai Buka Peluang Ekonomi Baru

Editor: Admin author photo

ket :  DPRD Sambas Apresiasi Percepatan Pembangunan PLBN Temajuk, Dinilai Buka Peluang Ekonomi Baru

Kabarsambas.com - Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Ahmad Hapsak Setiawan, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Sambas dalam mendorong percepatan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Temajuk.


Menurutnya, pembangunan PLBN Temajuk menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat di wilayah Temajuk dan Kecamatan Sajingan Besar.


Apresiasi tersebut sejalan dengan upaya Pemkab Sambas yang terus mendorong pemerintah pusat agar pembangunan kawasan perbatasan mendapat perhatian dan percepatan. Sebelumnya, Bupati Sambas H. Satono telah membahas percepatan pembangunan PLBN Temajuk bersama Menteri Dalam Negeri sekaligus Kepala BNPP Tito Karnavian pada Selasa (1/9/2026).


“Kami mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Sambas yang terus memperjuangkan percepatan pembangunan PLBN Temajuk. Ini bukan hanya berkaitan dengan akses perlintasan, tetapi juga bagaimana kawasan perbatasan dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat Sambas,” ujar Ahmad Hapsak dalam draf pernyataannya.


Ia menilai keberadaan PLBN yang semakin baik nantinya dapat memberikan dampak luas terhadap aktivitas perdagangan, pertanian, perikanan hingga sektor pariwisata di kawasan perbatasan.


Terlebih, akses perlintasan Indonesia-Malaysia melalui PLB Temajuk dan Pos Lintas Sempadan (PLS) Telok Melano, Sarawak, telah kembali diaktifkan melalui soft launching pada 21 Agustus 2026.


Ahmad berharap momentum tersebut dapat diikuti dengan peningkatan infrastruktur pendukung serta pemberdayaan masyarakat lokal.


“Kami berharap pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten terus bersinergi. Jangan sampai kawasan perbatasan hanya menjadi tempat lalu lintas orang dan barang, tetapi harus mampu memberikan nilai tambah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat,” katanya dalam draf pernyataan.


Menurutnya, potensi produk unggulan Sambas harus menjadi perhatian. Terbukanya akses menuju Malaysia dinilai dapat menjadi peluang bagi petani, nelayan, pelaku UMKM dan sektor pariwisata untuk memperluas pasar.


Sebelumnya, Bupati Sambas juga menyebut Malaysia pernah menunjukkan ketertarikan untuk membeli beras produksi Sambas. Selain sektor perdagangan, potensi wisata pesisir Temajuk juga dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan lebih maksimal.


Ahmad menegaskan DPRD Kabupaten Sambas siap mendukung berbagai kebijakan yang bertujuan mempercepat pembangunan kawasan perbatasan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


“Perbatasan harus menjadi beranda depan sekaligus pintu masuk pertumbuhan ekonomi Sambas. Karena itu, percepatan pembangunan PLBN Temajuk patut kita dukung bersama,” pungkasnya. (Sai)

Share:
Komentar

Berita Terkini