Wagub Kalbar Krisantus: Reaktivasi PLB Temajuk Jadi Langkah Awal Dongkrak Ekonomi Rakyat

Editor: Admin author photo

Ket: Wagub Kalbar Krisantus: Reaktivasi PLB Temajuk Jadi Langkah Awal Dongkrak Ekonomi Rakyat

Kabarsambas.com - Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, mengapresiasi pemerintah pusat atas dukungan dan inisiasi reaktivasi Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk, Kabupaten Sambas.


Menurut Krisantus, reaktivasi PLB Temajuk menjadi langkah penting dalam mengubah wajah kawasan perbatasan. Daerah yang sebelumnya berada di penghujung wilayah Indonesia kini diharapkan menjadi daerah terdepan sekaligus etalase negara.


“Yang pertama, saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang sudah mendukung dan menginisiasi aktivasi pada hari ini. Tentu dampaknya luar biasa. Yang dulunya menjadi daerah penghujung, sekarang menjadi daerah terdepan, sebagai etalase negara,” ujarnya.


Ia meyakini reaktivasi PLB Temajuk akan membawa dampak positif terhadap percepatan pembangunan di kawasan perbatasan. Dukungan pembangunan tersebut diharapkan mencakup berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, komunikasi hingga pelayanan kesehatan.


Selain itu, dibukanya kembali aktivitas lintas batas juga diharapkan semakin mempererat kerja sama antara Indonesia dan Malaysia di berbagai bidang.


“Kerja sama antara kedua negara tentu akan semakin erat, baik di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, budaya, sosial maupun bidang-bidang lainnya,” katanya.


Krisantus menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat serta seluruh pihak dan pemangku kepentingan yang telah bersama-sama menyukseskan soft launching PLB Temajuk.


Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah awal bagi Indonesia dan Malaysia dalam mendorong kembali aktivitas dan kerja sama di kawasan perbatasan.


“Ini merupakan langkah awal. Harapan kita, ke depan dengan dibukanya aktivitas PLB ini bisa meningkatkan ekonomi kerakyatan,” ungkapnya.


Ia juga menilai Kabupaten Sambas memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan melalui terbukanya akses dan kerja sama lintas batas. Potensi tersebut di antaranya sektor pangan, perikanan dan pariwisata.


“Sambas merupakan salah satu Kabupaten penyumbang pangan terbesar di Kalimantan. Selain itu, kita juga memiliki potensi perikanan dan potensi wisata yang sangat indah,” ujarnya.


Krisantus secara khusus menyoroti potensi wisata Temajuk yang menurutnya dapat menjadi daya tarik besar apabila dikembangkan dan dikemas secara maksimal.


Menurut dia, keindahan kawasan pesisir Temajuk memiliki potensi untuk menjadi salah satu destinasi unggulan yang mampu menarik kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.


Karena itu, ia berharap soft launching dan reaktivasi PLB Temajuk tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi awal dari langkah-langkah konkret untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan.


“Mudah-mudahan langkah awal hari ini bisa ditingkatkan ke depannya dalam rangka meningkatkan ekonomi rakyat. Saya yakin ini bisa terwujud kalau kita bisa duduk satu meja, bersinergi dan berkooperasi untuk mendorong percepatan,” tegasnya.


Ia menambahkan, seluruh pihak harus memiliki semangat dan tujuan yang sama, yakni meningkatkan aktivitas serta usaha ekonomi masyarakat Indonesia di kawasan perbatasan, khususnya di Desa Temajuk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. (Sai) 

Share:
Komentar

Berita Terkini