![]() |
| Ket: Sekda Baru Sambas Punya Lima Tugas Penting, Bupati Satono Soroti Integritas hingga Digitalisasi |
Kabarsambas.com - Bupati Sambas H. Satono, S.Sos.I., M.H. memberikan sejumlah pesan penting kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sambas yang baru dilantik. Ia meminta Sekda mampu menjadi penggerak birokrasi sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan pemerintahan.
Pesan tersebut disampaikan Satono saat pelantikan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas, Jumat (28/8/2026).
Menurut Satono, jabatan Sekda bukan sekadar posisi administratif. Sekda memiliki peran penting dalam memastikan roda pemerintahan berjalan efektif, mulai dari koordinasi antarperangkat daerah, pembinaan ASN, administrasi pembangunan hingga pelayanan kepada masyarakat.
“Saya berharap saudara dapat segera membangun komunikasi dan koordinasi yang efektif dengan seluruh perangkat daerah,” pesan Satono.
Ia meminta Sekda yang baru segera membangun kerja sama dengan seluruh jajaran pemerintah daerah. Setiap perangkat daerah, kata dia, harus bergerak dalam satu irama dan satu arah untuk mewujudkan visi “Sambas Berkah Berkemajuan”.
Satono kemudian menyampaikan lima hal yang harus menjadi perhatian Sekda dalam menjalankan tugas.
Pertama, menjaga integritas. Jabatan harus dipandang sebagai amanah yang dijalankan dengan kejujuran, tanggung jawab, disiplin dan keteladanan.
Kedua, memperkuat soliditas birokrasi. Hubungan kerja antarkepala perangkat daerah dan ASN harus dibangun secara harmonis dengan menghilangkan ego sektoral.
Ketiga, mempercepat penyelesaian persoalan. Sekda diharapkan tidak hanya menjadi penghubung antarinstansi, tetapi juga mampu tampil sebagai problem solver ketika muncul persoalan pemerintahan, pembangunan maupun pelayanan masyarakat.
Keempat, memperkuat sistem merit dan profesionalisme ASN. Penempatan, pembinaan hingga pengembangan karier ASN harus dilakukan secara objektif dan berdasarkan kompetensi serta kinerja.
Kelima, mendorong inovasi dan digitalisasi pemerintahan agar pelayanan publik semakin cepat, mudah, transparan dan akuntabel.
Bupati juga mengingatkan jajaran birokrasi agar tidak kehilangan kepekaan terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat. Menurutnya, pemerintah harus mampu memahami kebutuhan dan keluhan masyarakat serta bergerak cepat menghadirkan solusi.
“Saya berharap saudara dapat menjadi motor penggerak birokrasi yang mampu menjaga keseimbangan antara kepatuhan terhadap regulasi, pencapaian target kinerja dan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Satono turut meminta seluruh staf ahli, asisten Sekda, kepala perangkat daerah, camat, sekretaris hingga direktur di lingkungan Pemkab Sambas memberikan dukungan penuh kepada Sekda yang baru.
Ia menegaskan, pergantian pejabat tidak boleh dimaknai sebagai pergantian kepentingan maupun kelompok. Pemerintahan harus tetap berjalan, pelayanan publik tidak boleh terhenti dan pembangunan harus terus dilaksanakan.
Karena itu, seluruh jajaran diminta memperkuat koordinasi, meningkatkan disiplin, menghilangkan ego sektoral serta menjaga netralitas sebagai ASN.
“Mari kita bangun budaya kerja yang lebih profesional. Datang untuk bekerja, bekerja untuk melayani, dan melayani dengan hati,” ujarnya.
Satono menilai masyarakat saat ini membutuhkan birokrasi yang mampu bekerja cepat dan memberikan solusi nyata, bukan sekadar birokrasi yang banyak berbicara.
“Masyarakat tidak membutuhkan birokrasi yang hanya banyak berbicara, tetapi birokrasi yang cepat bekerja dan mampu memberikan solusi,” katanya.
Mengakhiri sambutannya, Satono menyampaikan ucapan selamat kepada Sekda Kabupaten Sambas yang baru dilantik. Ia berharap amanah dan tanggung jawab tersebut dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya demi kemajuan Kabupaten Sambas.
“Semoga Allah Subhanahu Wata’ala memberikan kekuatan dan pertolongan kepada kita sekalian,” tutupnya. (Sai)
