Purna Tugas, Ferry Madagaskar Berpamitan kepada ASN Sambas: Silaturahmi Tak Akan Pernah Putus

Editor: Admin author photo

Ket: Purna Tugas, Ferry Madagaskar Berpamitan kepada ASN Sambas: Silaturahmi Tak Akan Pernah Putus

Kabarsambas.com - Suasana berbeda terasa dalam apel gabungan jajaran Pemerintah Kabupaten Sambas di halaman Kantor Bupati Sambas. Momen tersebut menjadi kesempatan terakhir bagi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sambas, Ferry Madagaskar, untuk berpamitan secara langsung kepada keluarga besar Pemkab Sambas setelah mengakhiri masa tugasnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).


Dalam kesempatan itu, Ferry menyampaikan pesan perpisahan sekaligus ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran yang selama puluhan tahun menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya.


Ferry mengaku kesempatan untuk berpamitan melalui apel gabungan tersebut menjadi sebuah penghormatan yang sangat berarti baginya. Terlebih, kesempatan itu diberikan langsung atas arahan Bupati Sambas H. Satono.


“Apel gabungan hari ini merupakan arahan Bapak Bupati. Beliau mengundang saya langsung melalui telepon untuk hadir dan menyampaikan sepatah dua patah kata kepada Bapak dan Ibu sekalian,” ujar Ferry.


Menurut Ferry, kesempatan tersebut merupakan bentuk penghargaan yang luar biasa dari pimpinan daerah di penghujung masa pengabdiannya.


“Ini merupakan suatu penghormatan dan penghargaan yang luar biasa dari Bapak Bupati kepada saya. Untuk semua itu saya mengucapkan terima kasih,” katanya.


Ferry menyebut Agustus 2026 menjadi penanda berakhirnya perjalanan panjangnya sebagai PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas. Selama kurang lebih 32 tahun, ia mengaku telah melewati berbagai dinamika pemerintahan, mulai dari tantangan, keberhasilan hingga kegagalan bersama keluarga besar Pemkab Sambas.


“Selama 32 tahun saya telah bekerja. Ini sebuah perjalanan panjang yang penuh dinamika dan tantangan, tetapi juga penuh dengan kasih sayang dari Bapak dan Ibu sekalian kepada saya,” ungkapnya.


Bagi Ferry, pengabdian selama puluhan tahun bukan sekadar perjalanan karier. Ia menyebut lingkungan pemerintahan telah menjadi bagian dari kehidupan dan menghadirkan keluarga kedua baginya.


Kebersamaan, kekompakan dan rasa persaudaraan yang terbangun selama menjalankan tugas menjadi kenangan yang akan terus dibawanya.


“Setiap suka dan duka, setiap keberhasilan dan kegagalan telah kita lalui bersama dengan kekompakan dan rasa persaudaraan yang tinggi. Mudah-mudahan pengalaman ini menjadi kenangan yang tidak pernah kita lupakan bersama,” tuturnya.


Perjalanan karier Ferry sendiri dimulai dari posisi staf hingga akhirnya dipercaya menduduki jabatan tertinggi dalam birokrasi pemerintahan daerah sebagai Sekda Kabupaten Sambas.


Ia dipercaya menjabat Sekda sejak 2019 hingga 2026, atau sekitar tujuh tahun. Masa tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan panjang pengabdiannya di Pemerintah Kabupaten Sambas.


Ferry pun secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Bupati Sambas H. Satono atas kepercayaan yang diberikan selama dirinya menjalankan amanah sebagai Sekda.


“Sebagai rasa syukur atas kepercayaan yang telah diberikan, saya mengucapkan terima kasih. Semoga kita doakan bersama karier Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati terus meningkat ke depannya,” katanya.


Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada DPRD, Bupati dan Wakil Bupati, para pejabat struktural dan fungsional, ASN, PPPK hingga tenaga pendukung di lingkungan Pemkab Sambas.


Menurutnya, dukungan, kritik, masukan dan kerja sama dari berbagai pihak menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan daerah.


“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung serta memberikan masukan positif kepada saya, sehingga kita dapat bersama-sama melakukan banyak perubahan pembangunan dan mencapai berbagai prestasi terbaik di Kabupaten Sambas,” ucap Ferry.


Di hadapan jajaran pemerintah daerah, Ferry juga menitipkan pesan agar berbagai capaian pembangunan yang telah diraih Kabupaten Sambas dapat terus dilanjutkan oleh generasi penerus.


Ia meminta seluruh jajaran tetap menjaga kekompakan, meningkatkan kualitas pelayanan publik dan bekerja dengan penuh tanggung jawab untuk membawa Sambas semakin baik.


“Mudah-mudahan apa yang telah dicapai dapat dilanjutkan oleh Bapak dan Ibu selaku generasi penerus untuk membawa Kabupaten Sambas lebih baik ke depannya,” harapnya.


Tak hanya menyampaikan apresiasi, Ferry juga memanfaatkan momen tersebut untuk memohon maaf kepada seluruh jajaran apabila selama menjalankan amanah terdapat kesalahan maupun kekhilafan. 


“Tidak ada gading yang tidak retak, tidak ada manusia yang sempurna. Begitu juga dengan saya yang penuh dengan kelemahan dan kekurangan. Untuk itu, pada apel gabungan hari ini saya memohon maaf,” tuturnya.


Meski tidak lagi berada dalam struktur pemerintahan, Ferry memastikan berakhirnya masa tugas bukan berarti berakhirnya hubungan dengan keluarga besar Pemkab Sambas.


Ia menegaskan silaturahmi akan tetap terjaga dan dirinya akan selalu menganggap Pemkab Sambas sebagai bagian dari perjalanan hidupnya.


“Saya akan selalu menjadi bagian dari keluarga besar Pemerintah Kabupaten Sambas. Silaturahmi tidak akan pernah putus,” pungkasnya. (Sai) 

Share:
Komentar

Berita Terkini