![]() |
| Ket : PKKMB Poltesa Bakal Dihiasi Edukasi Demokrasi, Bawaslu Sambas Perkuat Pengawasan Partisipatif |
Kabarsambas.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sambas terus memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan. Salah satunya melalui silaturahmi dan koordinasi bersama Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) sebagai tindak lanjut dari kerja sama yang telah terjalin melalui Memorandum of Understanding (MoU).
Pertemuan yang berlangsung di Kampus Poltesa tersebut
sekaligus membahas rencana kolaborasi Bawaslu dalam kegiatan Pengenalan
Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), sebagai upaya menanamkan
nilai-nilai demokrasi dan kepemiluan sejak awal mahasiswa memasuki dunia
perguruan tinggi.
Rombongan Bawaslu Kabupaten Sambas dipimpin Ketua Bawaslu
Yesi Mayasanti, S.Pd., M.E., didampingi Anggota Bawaslu Syiki Hery, S.Pd., dan
Dr. Henny Yusnita, S.Sos.I., M.Hum. Kehadiran mereka disambut langsung Direktur
Politeknik Negeri Sambas, Dr. Yuliansyah, S.E., M.E.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas
penguatan kolaborasi untuk menghadirkan edukasi kepemiluan kepada mahasiswa
baru. Bawaslu menilai perguruan tinggi merupakan mitra strategis dalam
membangun kesadaran demokrasi sekaligus memperluas pengawasan partisipatif di
tengah masyarakat.
Ketua Bawaslu Kabupaten Sambas, Yesi Mayasanti, mengatakan
keterlibatan Bawaslu dalam PKKMB merupakan langkah nyata untuk memberikan
pemahaman kepada mahasiswa mengenai hak politik, demokrasi, serta pentingnya
mengawal jalannya pemilu yang berintegritas.
"Kami ingin menindaklanjuti kerja sama yang telah
terjalin dengan Poltesa melalui kolaborasi dalam kegiatan PKKMB. Mahasiswa
merupakan bagian penting dalam ekosistem demokrasi, sehingga sejak awal mereka
perlu mendapatkan pemahaman mengenai kepemiluan, hak politik, serta pentingnya
pengawasan partisipatif," ujarnya.
Menurut Yesi, kerja sama dengan perguruan tinggi tidak hanya
berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diharapkan menjadi program edukasi
yang berkelanjutan sehingga mampu melahirkan generasi muda yang kritis, peduli,
dan aktif dalam mengawal demokrasi.
"Kami berharap kolaborasi ini dapat menjadi langkah
awal untuk memperluas pengawasan partisipatif. Mahasiswa tidak hanya menjadi
pemilih, tetapi juga dapat menjadi bagian dari masyarakat yang turut mengawasi
dan mengawal proses demokrasi agar berjalan secara jujur, adil, dan
berintegritas," tambahnya.
Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Sambas, Dr.
Yuliansyah, menyambut positif rencana kolaborasi tersebut. Ia menilai PKKMB
merupakan momentum yang tepat untuk membekali mahasiswa baru dengan berbagai
wawasan, termasuk mengenai kehidupan demokrasi dan kepemiluan.
"Kami menyambut baik rencana kolaborasi bersama Bawaslu
Kabupaten Sambas dalam kegiatan PKKMB. Kehadiran Bawaslu dapat memberikan
wawasan dan pemahaman yang bermanfaat bagi mahasiswa baru, khususnya mengenai
demokrasi, kepemiluan, serta peran mahasiswa sebagai bagian dari
masyarakat," katanya.
Ia berharap sinergi yang telah dibangun melalui MoU dapat
terus dikembangkan dalam berbagai program edukatif yang memberikan manfaat bagi
mahasiswa maupun masyarakat luas. (Sai)
