![]() |
| ket : Karang Taruna Sambas Gandeng PDAM dan Donatur Bantu Warga Terdampak Kemarau |
kabarsambas.com - Kemarau panjang mulai membuat sejumlah warga Kabupaten Sambas kesulitan mendapatkan air bersih. Salah satunya dirasakan masyarakat Desa Dungun Perapakan, Kecamatan Tebas.
Melihat kondisi tersebut, Karang Taruna Kabupaten Sambas bersama sejumlah pihak bergerak menyalurkan bantuan air bersih yang layak konsumsi kepada masyarakat, Senin (31/8/2026).
Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan gotong royong untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga di tengah semakin terbatasnya sumber air akibat kemarau.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Sambas, Nurhadi, mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang ikut membantu penyediaan air bersih, khususnya Bupati Sambas H. Satono dan PDAM Tirta Muare Ulakan.
“Kita ucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Sambas Satono dan juga terutama kepada teman-teman PDAM yang pada hari ini telah membantu kita menyediakan air bersih bagi masyarakat di Desa Dungun Perapakan,” ujar Nurhadi.
Menurutnya, kondisi kemarau yang berlangsung cukup panjang telah memberikan dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Ketersediaan sumber air untuk kebutuhan sehari-hari semakin terbatas, termasuk untuk konsumsi.
“Kemarau yang panjang ini membuat teman-teman kita di Desa Dungun Perapakan cukup kesulitan mendapatkan sumber air untuk konsumsi,” jelasnya.
Berangkat dari kondisi tersebut, Karang Taruna kemudian berinisiatif menggalang dukungan bersama donatur dan sejumlah pihak untuk menyalurkan air bersih kepada masyarakat.
Selain PDAM Tirta Muare Ulakan dan pemerintah daerah, bantuan juga mendapat dukungan dari anggota DPRD serta para donatur.
“Maka teman-teman Karang Taruna bersama dengan donatur, baik itu dari pihak PDAM Tirta Muare Ulakan, kemudian juga Bapak Bupati Sambas dan bantuan dari anggota dewan, kita berinisiatif untuk membagikan atau mengalirkan air bersih yang layak konsumsi kepada masyarakat di desa ini,” katanya.
Nurhadi menilai keterlibatan banyak pihak menunjukkan bahwa persoalan kekeringan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Kepedulian masyarakat dan semangat gotong royong juga diperlukan agar warga yang terdampak dapat segera memperoleh bantuan.
Ia berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban masyarakat selama kemarau masih berlangsung.
“Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat dan membantu masyarakat di desa ini. Kita semua berharap agar hujan segera turun, kemarau segera berakhir, dan asap juga segera berakhir,” tuturnya.
Karang Taruna Kabupaten Sambas, lanjut Nurhadi, akan terus mendorong gerakan kepedulian sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Terlebih dalam kondisi kemarau dan kabut asap yang masih berdampak di sejumlah wilayah.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, PDAM, Karang Taruna, anggota DPRD dan para donatur diharapkan dapat terus diperkuat sehingga kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih, dapat terpenuhi selama kondisi kekeringan berlangsung.
Bantuan air bersih untuk warga Desa Dungun Perapakan menjadi salah satu contoh nyata bagaimana semangat gotong royong dapat hadir di tengah masyarakat ketika kemarau mulai menguji ketersediaan sumber air. (Sai)
.jpg)