![]() |
| Ket : Bupati Satono Dukung Dapil 3 Kalbar, Berharap Aspirasi Perbatasan Lebih Didengar |
Kabarsambas.com - Gagasan pembentukan Daerah Pemilihan (Dapil) III DPR RI Kalimantan Barat mendapat dukungan dari Bupati Sambas H. Satono.
Satono menyambut positif gerakan mahasiswa, tokoh pemuda,
tokoh adat, serta berbagai elemen masyarakat yang mendorong agar jumlah dapil
DPR RI di Kalimantan Barat ditambah, dari sebelumnya dua menjadi tiga dapil.
Menurut Satono, gagasan tersebut memiliki alasan yang kuat,
terutama untuk memperkuat keterwakilan masyarakat di wilayah perbatasan.
Sebagai kepala daerah yang memimpin wilayah perbatasan,
Satono menilai luasnya wilayah Kalimantan Barat menjadi salah satu pertimbangan
penting dalam membangun sistem keterwakilan masyarakat di tingkat nasional.
“Sebagai Bupati Sambas dan kepala daerah di wilayah
perbatasan, saya menyambut baik upaya gerakan mahasiswa yang berharap Dapil III
DPR RI dapat diwujudkan,” kata Satono.
Ia menjelaskan, Kalimantan Barat memiliki wilayah yang
sangat luas. Kondisi geografis tersebut dinilai membutuhkan sistem representasi
politik yang mampu menjangkau aspirasi masyarakat secara lebih optimal.
Satono juga menilai Sambas, Bengkayang, dan Singkawang
memiliki keterkaitan sejarah serta karakteristik sebagai kawasan perbatasan.
Ketiga wilayah tersebut juga menghadapi sejumlah kepentingan pembangunan yang
relatif memiliki kesamaan.
“Kalimantan Barat, khususnya Sambas, Bengkayang dan
Singkawang, memiliki kesamaan sejarah sebagai daerah perbatasan. Ketiganya
memiliki satu kesatuan,” ujarnya.
Selain faktor luas wilayah, jarak geografis antardaerah juga
menjadi persoalan tersendiri. Menurut Satono, kondisi tersebut dapat menjadi
tantangan dalam memastikan seluruh aspirasi masyarakat tersampaikan dan
diperjuangkan secara maksimal di tingkat pusat.
Karena itu, ia menilai sangat wajar apabila mahasiswa, tokoh
pemuda, tokoh adat, maupun tokoh masyarakat menyuarakan pembentukan Dapil III
DPR RI Kalbar.
“Dengan jarak yang sangat jauh di antara ketiganya, sangat
wajar saya sebagai Bupati Sambas menyambut gagasan dan masukan para tokoh
pemuda, tokoh adat dan tokoh masyarakat untuk memecah dapil yang saat ini dua
menjadi tiga,” katanya.
Satono berharap jika Dapil III DPR RI dapat direalisasikan,
masyarakat di kawasan perbatasan akan memiliki ruang representasi yang lebih
kuat di tingkat nasional.
Menurutnya, keterwakilan yang lebih proporsional dapat
membantu memperjuangkan berbagai kebutuhan daerah, mulai dari pembangunan
infrastruktur, penguatan ekonomi, hingga persoalan pembangunan lainnya.
“Dengan begitu, suara dan aspirasi masyarakat di perbatasan
ini akan lebih mudah didengar. Pembentukan Dapil 3 DPR RI tentu merupakan
harapan yang wajar untuk pemerataan pembangunan dan keadilan,” tegas Satono.
Ia menambahkan, pemerintah daerah pada prinsipnya memiliki
tanggung jawab untuk memfasilitasi serta memberikan ruang terhadap aspirasi
yang berkembang di tengah masyarakat.
Bagi Satono, tuntutan pembentukan Dapil III bukan sekadar
kepentingan politik, tetapi bagian dari aspirasi masyarakat yang perlu
mendapatkan perhatian dari para pengambil kebijakan.
Ia berharap perjuangan tersebut dapat menghasilkan
keterwakilan masyarakat Sambas, Bengkayang, dan Singkawang di Senayan yang
benar-benar mampu membawa serta memperjuangkan kepentingan daerah dalam agenda
pembangunan nasional.
.jpg)