![]() |
| Ket : Peringati Hari Jadi ke-395, Wabup Heroaldi Tegaskan Pentingnya Merawat Sejarah Sambas |
Kabarsambas.com - Peringatan Hari Jadi Kota Sambas ke-395 diawali dengan prosesi ziarah makam para Sultan Sambas sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh-tokoh yang telah meletakkan fondasi sejarah, pemerintahan, dan peradaban di daerah berjuluk Serambi Mekkah Kalimantan itu.
Wakil Bupati Sambas, H. Heroaldi Djuhardi Alwi, S.T., M.T.,
turut mengikuti rangkaian ziarah yang kemudian dilanjutkan dengan doa bersama
dan syukuran di Istana Alwatzikoebillah, Kamis (9/7/2026).
Menurut Heroaldi, ziarah makam bukan sekadar tradisi
tahunan, tetapi menjadi sarana untuk mengenang perjuangan para pendahulu
sekaligus menumbuhkan semangat melanjutkan cita-cita mereka dalam membangun
Kabupaten Sambas.
"Alhamdulillah, pada pagi hari ini kita dapat
bersama-sama melaksanakan ziarah ke makam Sultan Muhammad Syafiuddin atau
Sultan Raden Sulaiman dalam suasana yang penuh khidmat dan penuh
keberkahan," ujarnya.
Ia mengatakan, usia Kota Sambas yang kini telah mencapai 395
tahun menjadi bukti panjangnya perjalanan sejarah daerah. Selama lebih dari
tiga abad, Sambas berkembang sebagai pusat pemerintahan, perdagangan,
pendidikan Islam, serta kebudayaan Melayu di wilayah utara Kalimantan Barat.
"Usia 395 tahun tentu bukan perjalanan yang singkat.
Kesultanan Sambas pernah mencatat masa-masa kejayaan yang menjadi bagian
penting dari sejarah daerah ini," katanya.
Heroaldi menilai, nilai-nilai yang diwariskan Kesultanan
Sambas masih sangat relevan untuk dijadikan pijakan dalam pembangunan daerah
saat ini. Karena itu, generasi muda diharapkan tidak hanya mengenal sejarah,
tetapi juga ikut menjaga dan melestarikan warisan budaya yang menjadi identitas
masyarakat Sambas.
"Warisan sejarah, adat istiadat, dan budaya harus terus
kita rawat agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Inilah yang menjadi
jati diri masyarakat Sambas," tuturnya.
Ia berharap peringatan Hari Jadi Kota Sambas tidak hanya
menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum memperkuat rasa
memiliki terhadap daerah serta mempererat kebersamaan seluruh elemen
masyarakat.
"Semoga semangat para pendahulu menjadi inspirasi bagi
kita semua untuk terus membangun Sambas yang maju tanpa meninggalkan akar
sejarah, budaya, dan kearifan lokal yang telah diwariskan," pungkasnya.
Usai prosesi ziarah, rombongan melanjutkan kegiatan ke
Istana Alwatzikoebillah untuk mengikuti doa bersama dan syukuran sebagai bagian
dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Sambas ke-395 Tahun. Kegiatan tersebut
berlangsung penuh khidmat dengan dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat,
tokoh adat, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Sambas. (Sai)
.jpg)