![]() |
| ket : Pemkab Sambas Maksimalkan Potensi Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal |
Kabarsambas.com - Pemerintah Kabupaten Sambas menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah serta memaksimalkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat, meski dihadapkan pada keterbatasan ruang fiskal.
Hal tersebut disampaikan Bupati Sambas H. Satono, S.Sos.I.,
M.H. saat menyampaikan Pendapat Akhir Pemerintah terhadap Pendapat Akhir
Fraksi-Fraksi DPRD atas Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban
Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sambas
Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Sambas.
Mengawali penyampaiannya, Bupati Satono menyampaikan
apresiasi dan penghargaan kepada pimpinan serta seluruh anggota DPRD Kabupaten
Sambas yang telah mencurahkan perhatian, melakukan pendalaman, serta memberikan
berbagai masukan dalam pembahasan rancangan peraturan daerah tersebut.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Sambas, kami
menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota
DPRD yang telah membahas rancangan peraturan daerah ini secara cermat,
objektif, dan komprehensif. Sinergi yang terjalin merupakan wujud nyata
kemitraan yang baik antara eksekutif dan legislatif dalam membangun Kabupaten
Sambas," ujar Satono.
Menurutnya, proses pembahasan pertanggungjawaban APBD bukan
sekadar memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan, tetapi juga menjadi
implementasi nyata prinsip demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Ia menjelaskan, fungsi legislasi, penganggaran, dan
pengawasan yang dijalankan DPRD secara proporsional menjadi instrumen penting
untuk memastikan setiap kebijakan pemerintah benar-benar berpihak kepada
kepentingan masyarakat dan dilaksanakan berdasarkan prinsip tata kelola
pemerintahan yang baik.
Bupati Satono juga mengakui bahwa pelaksanaan pembangunan
selama Tahun Anggaran 2025 masih memiliki sejumlah kekurangan yang perlu
diperbaiki. Pemerintah daerah, katanya, akan terus melakukan evaluasi agar
setiap program, kegiatan, maupun subkegiatan mampu menghasilkan manfaat yang
semakin besar bagi masyarakat.
"Kami menyadari masih terdapat hal-hal yang perlu
disempurnakan agar output, outcome, maupun manfaat dari setiap program
pembangunan benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat. Karena itu, berbagai
catatan, kritik, dan saran yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD akan menjadi
bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan ke
depan," ungkapnya.
Di tengah keterbatasan ruang fiskal yang dihadapi pemerintah
daerah, Satono menegaskan bahwa Pemkab Sambas tetap berkomitmen memaksimalkan
seluruh potensi daerah guna menjaga keberlanjutan pembangunan dan meningkatkan
kesejahteraan masyarakat.
"Pemerintah Kabupaten Sambas akan terus menggali dan
menggerakkan seluruh potensi yang dimiliki secara optimal. Walaupun ruang
fiskal daerah masih terbatas, kami tetap berupaya memaksimalkan anggaran yang
tersedia agar pembangunan berjalan efektif, merata, dan memberikan dampak nyata
terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat," tegasnya.
Ia berharap kolaborasi yang telah terjalin antara pemerintah
daerah dan DPRD dapat terus diperkuat sehingga berbagai program pembangunan
dapat dilaksanakan secara lebih efektif, transparan, akuntabel, dan
berorientasi pada kepentingan masyarakat. (Sai)
.jpeg)