![]() |
| Ket: Wabup Heroaldi Resmi Buka Vaksinasi HPV, Dorong Hidup Sehat Masyarakat |
Kabarsambas.com - Wakil Bupati Sambas, H. Heroaldi Djuhardi Alwi, membuka secara resmi kegiatan vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) yang digelar di Aula Utama Kantor Bupati Sambas, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-25 BPOM Republik Indonesia, HUT ke-54 KORPRI, serta HUT ke-26 Dharma Wanita Persatuan, sekaligus wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Dalam sambutannya, Heroaldi menegaskan bahwa pelaksanaan vaksinasi HPV bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan langkah strategis dalam menekan angka kanker serviks yang masih menjadi ancaman bagi perempuan di Indonesia.
“Vaksinasi HPV adalah langkah preventif yang efektif untuk memberikan perlindungan jangka panjang, sehingga generasi perempuan dapat tumbuh sehat dan produktif,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memanfaatkan momentum ini dalam meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga kesehatan, termasuk melalui pola hidup sehat dan deteksi dini penyakit.
Menurutnya, keberhasilan program kesehatan tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah, lembaga, dan organisasi masyarakat.
“Dengan kolaborasi yang kuat, layanan kesehatan bisa menjangkau lebih luas dan merata,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Sambas, lanjutnya, memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang bersifat inklusif dan menyasar berbagai lapisan masyarakat.
Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama lintas instansi, melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, Loka POM Sambas, serta organisasi perempuan seperti PKK, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), dan Dharma Wanita Persatuan.
Sebanyak 150 peserta yang terdiri dari aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat umum mengikuti kegiatan ini. Selain vaksinasi HPV, panitia juga menyediakan layanan cek kesehatan gratis guna mendukung deteksi dini kondisi kesehatan peserta.
Melalui kegiatan ini, diharapkan upaya pencegahan penyakit, khususnya kanker serviks, dapat semakin ditingkatkan serta mendorong terwujudnya masyarakat yang sehat dan sejahtera. (Sai)
