Penanganan Abrasi Pantai Matang Danau Dimulai, Warga Harap Tak Berhenti di Tengah Jalan

Editor: Admin author photo

Ket: Penanganan Abrasi Pantai Matang Danau Dimulai, Warga Harap Tak Berhenti di Tengah Jalan

Kabarsambas.com - Pembangunan penahan abrasi pantai di Desa Matang Danau, Kabupaten Sambas, mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Proyek tersebut dinilai menjadi solusi atas kekhawatiran warga yang selama ini menghadapi ancaman abrasi yang terus menggerus wilayah pesisir.


Kepala Desa Matang Danau, Halipi, mengatakan bahwa realisasi pembangunan ini merupakan jawaban atas keluhan panjang masyarakat yang selama bertahun-tahun hidup dalam kekhawatiran.


“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Apa yang kami keluhkan selama ini akhirnya didengar dan direalisasikan oleh pemerintah,” ujarnya, Rabu (22/04/2026).


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berperan dalam pembangunan tersebut, mulai dari pemerintah daerah hingga pemerintah pusat.


Meski demikian, Halipi mengungkapkan bahwa ancaman abrasi belum sepenuhnya teratasi. Masih terdapat sejumlah titik rawan yang belum tersentuh pembangunan, termasuk jalur penghubung antara Desa Matang Danau dan Desa Kalimantan sepanjang kurang lebih 270 meter.


“Kalau tidak dilanjutkan, akses ini bisa terputus. Setiap tahun pantai di sini terkikis sekitar 8 meter,” jelasnya.


Ia menggambarkan kondisi abrasi di wilayah tersebut tergolong ekstrem. Berdasarkan data Surat Keterangan Tanah (SKT) warga sejak tahun 1970-an, jarak daratan ke laut yang dulunya mencapai sekitar 400 meter kini menyusut drastis, bahkan hanya tersisa sekitar 2 meter dari badan jalan.


“Ini bukti abrasi sangat kuat. Kalau tidak segera ditangani, Dusun Matang Putus bisa benar-benar terisolasi,” katanya.


Untuk proyek yang sedang berjalan, Halipi menyebut pembangunan penahan abrasi ditargetkan rampung pada Mei 2026, dengan masa pemeliharaan selama delapan bulan setelahnya.


Meski pembangunan telah dimulai, masyarakat berharap pemerintah dapat melanjutkan proyek tersebut pada tahun mendatang agar perlindungan wilayah pesisir semakin maksimal dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.


“Harapan kami sederhana, pembangunan ini bisa terus berlanjut demi keselamatan wilayah dan masyarakat kami,” tutupnya. (Sai) 

Share:
Komentar

Berita Terkini