Sampah Plastik Cemari Danau Sebedang, Pokdarwis Keluhkan Rendahnya Kesadaran Pengunjung

Editor: Admin author photo

Ket: Sampah Plastik Cemari Danau Sebedang, Pokdarwis Keluhkan Rendahnya Kesadaran Pengunjung

Kabarsambas.com - Pengelola wisata yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Paggong Sebedang mengeluhkan masih ditemukannya tumpukan sampah plastik di sejumlah titik kawasan objek wisata Danau Sebedang, Selasa (03/02/2026). Sampah-sampah tersebut didominasi bekas kemasan yang diduga sengaja dibuang oleh oknum pengunjung.


Ketua Pokdarwis Paggong Sebedang, Ardy Sanjaya, mengatakan temuan sampah di tepian danau menunjukkan masih rendahnya kesadaran pengunjung dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan wisata.


“Kami masih mendapati sampah-sampah yang sengaja dibuang di sekitar Danau Sebedang. Kondisi ini sangat disayangkan karena berpotensi mencemari air danau serta merusak keindahan objek wisata,” ujar Ardy.


Ia menambahkan, persoalan sampah di kawasan wisata tersebut perlu menjadi perhatian bersama. Menurutnya, pengelolaan Danau Sebedang tidak bisa hanya dibebankan kepada Pokdarwis, melainkan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak terkait.


Ardy pun meminta Perumda Tirta Muare Ulakan, sebagai pihak yang memanfaatkan Danau Sebedang sebagai sumber air baku, untuk turut berperan aktif dalam penanganan persoalan sampah. Selain itu, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) Kabupaten Sambas juga diharapkan dapat menyediakan plang imbauan kebersihan serta petunjuk arah menuju tempat pembuangan sampah.


“Ini menjadi pekerjaan rumah bersama antara Perumda Tirta Muare Ulakan dan Dinas Perkim LH, terutama dalam penyediaan plang imbauan menjaga kebersihan serta petunjuk lokasi bak sampah di kawasan Danau Sebedang,” jelasnya.


Ia mengungkapkan, sebelumnya tong sampah sempat disediakan di beberapa titik, namun kini sudah tidak ada lagi karena hilang. Kondisi tersebut membuat pengunjung kesulitan membuang sampah pada tempatnya.


“Tong sampah pernah dibantu, tetapi sekarang sudah hilang. Kami juga berharap Perumda Tirta Muare Ulakan dapat memfasilitasi pemasangan tali apung di danau agar sampah tidak hanyut ke berbagai arah, terutama di titik-titik tertentu yang sering menjadi tempat berkumpul pengunjung hingga malam hari,” tambahnya.


Lebih lanjut, Ardy menyebutkan salah satu titik rawan penumpukan sampah berada di kawasan Kuburan Sepuk Tanjung yang dinilai masih minim pengawasan dari Pokdarwis.


Meski demikian, ia menegaskan bahwa Pokdarwis Paggong Sebedang telah berupaya maksimal dalam menjaga kebersihan kawasan wisata. Berbagai aksi bersih-bersih telah dilakukan bersama Pemerintah Desa, BPD, PKK, mahasiswa, hingga pelajar.


“Kami sudah beberapa kali melakukan gotong royong. Danau sempat bersih, namun kembali dipenuhi sampah plastik karena minimnya kesadaran pengunjung serta kurangnya sarana pendukung,” katanya.


Ardy berharap adanya dukungan nyata dari instansi terkait agar pengelolaan kebersihan Danau Sebedang dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.


“Kami sangat membutuhkan bantuan berupa fasilitas imbauan larangan membuang sampah sembarangan serta petunjuk arah menuju bak sampah, sehingga Danau Sebedang bisa tetap bersih dan lestari,” pungkasnya. (Sai) 

Share:
Komentar

Berita Terkini