Pelatihan KPP Sanitasi Digelar, Kecamatan Tangaran Tekankan Keberlanjutan Program

Editor: Admin author photo

Ket: Pelatihan KPP Sanitasi Digelar, Kecamatan Tangaran Tekankan Keberlanjutan Program

Kabarsambas.com - Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara (KPP) Sanitasi Desa Tangaran diminta untuk menjaga dan memastikan keberlanjutan program sanitasi yang telah dilaksanakan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Sanitasi Tahun Anggaran 2025. 


Penegasan tersebut disampaikan Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan Tangaran, Robi Asmadihansyah, S.A.P., saat penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) sekaligus Pelatihan KPP Sanitasi di Kantor Desa Tangaran. Selasa (3/2/2026).


Dalam kesempatan tersebut, Robi mengapresiasi pelaksanaan kegiatan laporan pertanggungjawaban dan pelatihan yang dinilainya penting dalam meningkatkan kapasitas pengurus KPP. Menurutnya, pelatihan ini bertujuan agar sarana sanitasi yang telah dibangun dapat dikelola, dipelihara, dan dioperasikan secara optimal serta berkelanjutan.


“Pelatihan ini mencakup penguatan manajemen organisasi, teknis perawatan sarana sanitasi, pengelolaan iuran warga, hingga kampanye kesehatan. Ini sangat bermanfaat agar keberlanjutan program benar-benar dapat terwujud,” ujar Robi.


Sementara itu, Kepala Desa Tangaran, Idris Jirana, menjelaskan bahwa pada tahun 2025 Desa Tangaran memperoleh program pembangunan tangki septik skala individual perdesaan untuk sedikitnya 25 Kepala Keluarga. Program tersebut dilaksanakan secara swadaya oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Merah Putih Desa Tangaran.


“Alhamdulillah, pada tahun 2025 ini sebanyak 25 Kepala Keluarga menerima manfaat pembangunan tangki septik skala individual. Sebelumnya, pada tahun 2023, program serupa telah menyasar 60 Kepala Keluarga. Seluruh pembangunan dilaksanakan secara swadaya oleh KSM,” jelasnya.


Idris Jirana menambahkan, pembangunan tangki septik tersebut merupakan bagian dari kegiatan pengelolaan dan pengembangan Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik (SPALD) di Desa Tangaran.


“Program ini bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat melalui pengelolaan limbah rumah tangga yang layak, baik secara terpusat maupun setempat, agar dapat mencegah pencemaran badan air,” pungkasnya. (Sai) 

Share:
Komentar

Berita Terkini