Hadiri Sosialisasi Baznas, Bupati Satono Dorong Partisipasi Muzzaki

Editor: Admin author photo

Ket: Hadiri Sosialisasi Baznas, Bupati Satono Dorong Partisipasi Muzzaki

Kabarsambas.com - Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I., M.H., mengajak masyarakat untuk memperkuat komitmen dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah sebagai upaya menyeimbangkan kehidupan duniawi dan ukhrawi. Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sambas.


Dalam sambutannya, Bupati Satono mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan untuk dapat berkumpul dalam kegiatan tersebut.


“Pertama-tama, kita patut bersyukur atas nikmat sehat dan kesempatan hari ini, sehingga kita dapat berhimpun dalam rangka menyeimbangkan kegiatan duniawi dan ukhrawi melalui sosialisasi zakat, infak, dan sedekah,” ujarnya.


Ia menyebut kegiatan sosialisasi atau dalam bahasa Sambas disebut madahkannye ini menjadi momentum penguatan kembali bagi umat Islam untuk memahami dan mengamalkan kewajiban zakat, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 38 serta diperintahkan dalam Al-Qur’an.


Bupati Satono juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Baznas Kabupaten Sambas beserta jajaran yang dinilai telah bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sambas dalam mendukung visi pembangunan nasional maupun visi daerah “Sambas Berkah Berkemajuan”.


Menurutnya, program unggulan Baznas seperti Baznas Pintar, Baznas Peduli, dan Baznas Sehat telah sejalan dengan arah pembangunan daerah. Program-program tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan, di antaranya bantuan bedah rumah, pembangunan sumber bor air bersih, layanan kesehatan, hingga bantuan modal usaha bagi masyarakat yang berhak.


Namun demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan berbagai program tersebut sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat, khususnya para muzakki.


“Tidak ada makna program strategis tanpa partisipasi dan sinergi dari Bapak-Ibu semua. Program bedah rumah, sumber bor, Baznas Sehat, bantuan modal usaha, tidak akan berjalan tanpa kehadiran para muzakki,” tegasnya.


Bupati Satono menekankan bahwa dalam zakat terdapat dua posisi utama, yakni sebagai muzakki (pemberi zakat) atau mustahik (penerima zakat). Ia mengingatkan bahwa bagi yang memiliki kemampuan dan kelebihan rezeki, sudah sepatutnya menunaikan kewajiban sebagai muzakki.


“Kalau kita mampu tetapi tidak menjadi muzakki, maka kita berisiko berada pada posisi penerima zakat. Karena itu, mari kita bangun komitmen bersama untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah,” tuturnya.


Melalui kegiatan sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Sambas berharap kesadaran masyarakat dalam berzakat semakin meningkat, sehingga program pemberdayaan yang dijalankan Baznas dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan. (Sai) 

Share:
Komentar

Berita Terkini