Bawaslu Sambas Libatkan Kampus dalam Konsolidasi Demokrasi Daerah

Editor: Admin author photo

Ket: Bawaslu Sambas Libatkan Kampus dalam Konsolidasi Demokrasi Daerah

Kabarsambas.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sambas terus memperkuat konsolidasi demokrasi dengan menggandeng masyarakat sipil dan para pemangku kepentingan. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui diskusi bersama Dekan dan dosen Fakultas Hukum Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas (UNISSAS), Jumat (30/1/2026).


Ketua Bawaslu Kabupaten Sambas, Yesi Mayasanti, S.Pd., M.E., menyampaikan bahwa rencana kerja sama yang dibahas dalam forum tersebut merupakan bagian dari Rencana Strategis Bawaslu Tahun 2025–2029.


“Sebagaimana diatur dalam Peraturan Bawaslu Nomor 3 Tahun 2025, Bawaslu mengusung visi Kolaborasi Memperkokoh Demokrasi Substansial melalui Pengawasan Pemilu yang Berintegritas dalam rangka Mewujudkan Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas,” ujarnya.


Ia menjelaskan, salah satu misi utama Bawaslu adalah memperkuat kemitraan pengawasan pemilu dengan masyarakat sipil dan pemangku kepentingan, termasuk kalangan akademisi. Menurutnya, berbagai isu demokrasi dan kepemiluan yang berkembang, mulai dari dinamika, tantangan, hingga potensi kerawanan dalam praktik demokrasi dan penyelenggaraan pemilu, perlu dipahami secara komprehensif.


“Pemahaman ini penting sebagai dasar perumusan kebijakan pengawasan, strategi pencegahan dan penindakan, serta penguatan tata kelola pengawasan pemilu,” katanya.


Dari hasil diskusi tersebut, Bawaslu Kabupaten Sambas dan Fakultas Hukum UNISSAS sepakat untuk melaksanakan Kuliah Umum bagi Mahasiswa Fakultas Hukum UNISSAS sebagai tindak lanjut konkret kerja sama.


“Kegiatan ini bertujuan melibatkan mahasiswa dan akademisi secara aktif dalam pengawasan pemilu secara partisipatif, sehingga pengawasan pemilu tidak hanya dilakukan oleh penyelenggara, tetapi juga melibatkan elemen masyarakat kampus,” ujar Yesi.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan langkah strategis untuk memperkokoh demokrasi substansial di daerah.


“Keterlibatan mahasiswa dan akademisi diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengawasan pemilu yang partisipatif, jujur, dan adil,” tuturnya.


Melalui kerja sama ini, Bawaslu Kabupaten Sambas berharap dapat membangun ekosistem pengawasan pemilu yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran kampus sebagai mitra strategis dalam menjaga kualitas demokrasi di Kabupaten Sambas.


Diskusi yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB ini dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Sambas Yesi Mayasanti, S.Pd., M.E., serta Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Sambas Dr. Henny Yusnita, S.Sos.I., M.Hum.


Sementara dari pihak UNISSAS hadir Dekan Fakultas Hukum Assoc. Prof. Dr. Zarul Arifin, MSI, bersama para dosen Fakultas Hukum UNISSAS. (Sai) 

Share:
Komentar

Berita Terkini