Dekranasda Sambas Raih Penghargaan Serat Alam di INACRAFT Award 2024

Editor: Admin author photo

Ket: Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sambas berhasil meraih penghargaan Kategori Serat Alam di INACRAFT Award 2024 di Jakarta Convention Center (JCC). Sabtu (2/3/2024).


Kabarsambas.com - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sambas berhasil meraih penghargaan Kategori Serat Alam di INACRAFT Award 2024 di Jakarta Convention Center (JCC). Sabtu (2/3/2024).


Tahun ini pameran INACRAFT diikuti oleh 1.500 UKM peserta mengisi 1.066 booth dengan 24 island yang terdiri dari 850 anggota ASEPHI, 650 terdiri dari Non Anggota dan Peserta Binaan (Kementerian, BUMN, Dinas/Dekranasda), serta peserta luar negeri yang bertempat di Plenary Hall, seperti, Uzbekistan, Nepal, Thailand, Malaysia, Korea, Jepang, Polandia, Vietnam, China, dan perwakilan negara Asia Tenggara yang hadir dalam Paviliun AHPADA. 


Ketua Dekranasda Kabupaten Sambas, Hj. Yunisa, S.Pd., M.A.P., bersyukur atas pencapaian yang diraih oleh Dekranasda Kabupaten Sambas dalam ajang penghargaan Serat Alam dari INACRAFT Award 2024.


"Dari 7 kategori Award 2024, Alhamdulillah Dekranasda Kabupaten Sambas bisa mendapatkan penghargaan Serat Alam dari INACRAFT Award 2024. Suatu pencapaian yang membanggakan bagi kami khususnya perajin tenun Kabupaten Sambas," ungkap Yunisa. 


Dekrnasda Kabupaten Sambas menampilkan produk unggulan khas Kabupaten Sambas yakni Tenun Sambas yang berhasil mendapat Penghargaan sebagai Best Of The Best “Hiasan Dinding Tenun Sambas” merupakan kombinasi berbahan dasar serat alam yaitu bambu. 


"Hiasan Dinding tenun Sambas ini berhasil memukau 11 orang juri dengan menggabungkan benang katun sebagai benang lungsi dan lembaran bambu sebagai benang pakan. Ditenun dengan menggunakan mesin tenun gedogan yang menampilkan motif khas tenun Sambas yaitu pucuk rebbung," jelasnya. 


Pucuk rebung (Puccok rabbong) memiliki filosofi bagian dari pohon bambu yang selalu tumbuh lurus hingga menjulang tinggi. Ketika menjulang tinggi, pohon bambu akan selalu merunduk. 


Adapun, Penghargaan sebagai Best Of The Best Hiasan Dinding Tenun Sambas akan diajukan di ajang Internasional (UNESCO). 


Ia mengatakan, hasil capaian ini tidak lepas dari dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sambas dan para pengrajin tenun yang ada di Kabupaten Sambas.


"Pemerintah Kabupaten Sambas terus memberikan dukungan penuh dan mendorong potensi daerah agar bisa mempromosikan produk dan UMKM Kabupaten Sambas secara nasional maupun internasional," ucapnya.


Yunisa menambahkan, bahwa ini adalah sebuah pencapaian yang membutuhkan motivasi para pengrajin tenun dalam meningkatkan kreativitas bagi perajin tenun yang ada di Kabupaten Sambas.


"Tentu hasil ini tidak lepas dari hebatnya para pengrajin tenun yang ada di Kabupaten Sambas. Dengan penghargaan serat alam ini, semoga harapannya dapat meningkatkan motivasi dan menambah semangat bagi pengrajin tenun yang ada di Kabupaten Sambas," ujarnya.


Ia menambahkan, hasil tenun ini merupakan  dari pengurus Dekranasda Kabupaten Sambas yang seorang pengrajin tenun Kabupaten Sambas.


"Hasil tenun ini yang berhasil penghargaan adalah seorang pengurus Dekranasda Kabupaten Sambas, Nurleli namanya yang merupakan pengrajin tenun asal dari Desa Sumber Harapan, Kecamatan Sambas," pungkasnya. (Sai)

Share:
Komentar

Berita Terkini