-->

Camat Selakau Sebut Jembatan Berkemajuan Meningkatkan Semangat Gotong Royong

Editor: Admin author photo

Ket: Bupati Sambas H Satono bersama Ketua TP PKK Kabupaten Sambas Yunisa Satono saat meresmikan jembatan Berkemajuan di kecamatan Selakau. Minggu (23/10/2022)

Kabarsambas.com - Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I., M.H., meresmikan Jembatan Berkemajuan ke-23 sekaligus memberikan bantuan beras 500 Kilogram untuk seratus warga yang kurang mampu di Desa Kuala, Kecamatan Selakau, Minggu (23/10/2022).


Dalam peresmian itu, Bupati Sambas didampingi Ketua TP-PKK, Yunisa Satono, dan dihadiri Dandim 1208/Sambas, Anggota DPRD Sambas, Forkopimcam, Perangkat Desa Kuala, serta warga Desa.


Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I., M.H., merasa senang bisa bertemu kembali bersama warga Desa Kuala dalam peresmian Jembatan Berkemajuan, konon dirinya baru saja tiba dari Jakarta.


"Saking senangnya saya dengan orang Kuala, hilang capeknya, alhamdulillah bisa berkumpul bersama hari ini meresmikan Jembatan," katanya.


Dia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada warga Desa yang sudah bekerja sama membangun jembatan yang dirancang tanpa menggunakan dana APBD itu.


"Jadi saya berterimakasih banyak kepada masyarakat Kuala karena udah bisa bergotong-royong. Ini jembatan sumbangan orang warga kita dari Jakarta," ucap Bupati Sambas.


Camat Selakau, Alfianra menuturkan bahwa pengerjaan jembatan berkemajuan ke-23 berjalan lancar dengan melibatkan semua unsur masyarakat, yang mana pembangunannya diarahkan langsung oleh Danramil Selakau.


"Jembatan ini dibangun dengan gotong-royong sebagai koordinatornya adalah pak Danramil. Terimakasih pak Danramil, beliau yang mengkoordinirnya, mengerahkan masyarakat dan aparatnya. Termasuk saya tidak pernah memikul balok jadi ikut memikul balok," tuturnya.


Dirinya menjelaskan bahwa sesuai dengan julukan Desanya yakni Kampung Pancasila, maka wajib sebagai warga mengamalkan sesuai dengan yang tertera dan mengimplementasikannya secara bersama satu diantaranya dengan gotong-royong demi pembangunan Desa.


"Karena kita udah ditunjuk sebagai kampung Pancasila maka nilai-nilai Pancasila harus kita keluarkan juga, diantaranya gotong-royong. Jadi kita gotong-royong karena hasilnya untuk kita juga. Jadi jembatan ini pasti kuat karena yang membangunnya masyarakat untuk masyarakat juga," Pungkasnya. (Sai) 

Share:
Komentar

Berita Terkini