-->

Sopir Truk Angkutan Sawit Mengeluhkan Solar Sulit

Editor: Admin author photo

Sopir Truk Angkutan Sawit Mengeluhkan Solar Sulit

Kabarsambas.com - Minyak solar susah didapat dan harganya mahal membuat supir truk angkutan sawit terpaksa mengakut buah sawit yang melebihi kapasitas muatan.



satu diantara sopir, Galih mengatakan untuk mendapatkan solar mereka tak jarang mesti menginap dijalan agar bisa mengantri.


“Antrean solar berjam-jam setiap harinya, bahkan kita sampai menginap disisi jalan hanya untuk mengisi solar,” keluhnya.


Dia juga mengatakan muatan yang sedikit akan membuat mereka merugi, karena tidak bisa setiap hari mendapatkan order. 


“Kalau muatan hanya sedikit yang ada rugi waktu dan tenaga belum lagi antrean solar, upah angkutan juga kadang tidak menentu,” ucapnya.


Galih meminta Pemerintah Daerah mendorong kenaikan upah bagi para sopir dan angkutan truk dan berharap ada jalur alternatif bagi kendaraan besar untuk melintas tanpa melewati jalanan kota.



“Harapan saya untuk kedepannya semoga upah angkutan bisa naik setara dengan pekerjaan kita, yang mungkin resiko nya sangat besar dan alangkah baiknya ada jalan khusus untuk truk yang bermuatan agar tidak mengganggu jalan umum dan menghindari adanya kecelakaan beruntun,” ujarnya.


Sopir truk lainnya, Rio mengatakan dirinya tak keberatan untuk mengurangi muatan, asalkan tarif jasa angkutan mengalami kenaikan.


“Saya sebagai sopir truk tidak keberatan jika batas angkutan hanya sekitar 5-6 ton. namun, kebijakan ini harus disesuaikan dengan tarif jasa angkutan,” katanya.


Dia juga meminta agar solar subsidi tak banyak mengantri, pasalnya karena hal tersebut juga mereka harus menambah muatan hingga melebihi kapasitas, menutup waktu yang terbuang karena mengantri.


“Antrian panjang yang terjadi sangat merugikan sopir karena tidak bisa kerja secara maksimal lantaran harus menunggu pengisian solar yang membutuhkan waktu berjam-jam, antrean biasanya dari malam sampai pagi," ujarnya.


"Kami berharap stok solar semakin banyak agar mempermudah kami sebagai sopir truk, harga agak mahal tidak masalah yang penting stok nya ada, tapi kalau bisa ya harga murah tidak harus antre lebih bagus, dan lebih bagus lagi adanya SPBU khusus solar,” Pungkasnya. (Sai)

Share:
Komentar

Berita Terkini