-->




Dewan Pertanyakan Progres Dua Desa Persiapan Subah Ke Pemerintah Provinsi

Editor: Admin author photo

Ket: DPRD Kabupaten Sambas saat mengunjungi pemerintah provinsi untuk mempertanyakan proses dua desa persiapan.

Kabarsambas.com-Dua Desa Persiapan di Kecamatan Subah, Desa Argapura dan Desa Sapak Hulu Trans masih berproses untuk ditetapkan menjadi desa definitif. 


Masyarakat di dua desa tersebut begitu antusias dengan progress atau tahapannya. Dalam rangka mendalami sudah sampai dimana tahapan pendefinitifan kedua desa, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah tepatnya Anggota Dewan dari Komisi I dan IV melakukan konsultasi ke Biro Pemerintahan Setda Kabupaten Sambas, Jumat (22/4). 


Konsultasi Lintas Komisi DPRD Kabupaten Sambas tersebut dipimpin langsung Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sambas, Suriadi. Diterima oleh Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Setda Provinsi Kalbar, Linda Purnama dan jajaran Biro Pemerintahan. Dewan dan Pejabat Pemprov Kalbar tersebut melakukan dialog diruang rapat wakil gubernur. 


Isu progress dua desa persiapan ini, dikatakan Suriadi, Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sambas, mendapat perhatian serius para warga desa. Mereka kata Waka III, meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas dan Lembaga DPRD Kab Sambas dapat mendorong percepatan pendefinitifan. 


“Konsultasi Lintas Komisi ini dalam rangka menindaklanjuti aspirasi warga, terutama dari Dua Desa Persiapan yang telah kita tetapkan dari tahun 2020 lalu. Mereka aktif menyampaikan pertanyaan ke kita mengenai sudah sampai dimana progressnya. Karenanya kami selaku wakil rakyat merasa sangat perlu untuk mendalami informasi tersebut ke Provinsi,” ujar Suriadi. 


Selain progress, Suriadi juga mengungkapkan pertanyaan apa-apa saja yang diperlukan untuk mempercepat upaya pendefinitifan dua desa persiapan tersebut. Karena menurut dia, dua desa dimaksud terbilang layak untuk menjadi desa definitif.


 “Kami DPRD siap mendorong semua pihak agar ini bisa kita realisasikan secepatnya pendefinitifannya,” ungkap Suriadi. 


Sehan A Rahman, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kab Sambas pada pertemuan itu, menyampaikan permohonan agar Pemprov mendukung penuh kelancaran pendefinitifan desa persiapan. Dia mengharapkan kemudahan-kemudahan dapat diberikan pihak Pemprov Kalbar dalam urusan ini. 


“Kita berterima kasih kepada pemerintah provinsi Kalimantan barat, terutama bapak Gubernur dan semua pihak seperti Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan, Biro Pemerintahan provinsi yang telah bekerja keras bagaimana desa-desa persiapan di Kalimantan Barat termasuk dua di Kab Sambas segera mendapat kodefikasi desa, segera menjadi desa definitif. Kita harap, untuk Kab Sambas, sebelum 2023, sudah bisa menjadi desa definitif,” harap dia. 


Diungkapkan Legislator Partai Golkar tersebut, progress dua desa persiapan itu sangat penting. Termasuk kata dia, dalam rangka kebaikan pelaksanaan Pesta Demokrasi lima tahunan nantinya. “Harapan kita bersama, sesuai beberapa informasi yang disampaikan pihak provinsi Kalimantan barat, terkait kondisi progress dua desa itu, dapat segera dipenuhi, mulai tapal batas, hingga pemetaannya,” tutur Sehan A Rahman. 


Dra Linda Purnama MSi, Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Setda Provinsi Kalimantan Barat, dalam penjelasannya mengatakan pihaknya mempunyai keinginan yang sama dengan warga-warga desa persiapan. Kata dia, Pemprov tidak ada niat sama sekali untuk memperlambat urusan-urusan yang diperlukan. 


“Kita Pemerintah Provinsi sudah berupaya yang terbaik, bahkan progress presentasi di Kemendagri beberapa waktu lalu, begitu memerlukan upaya ekstra. Kami tetap optimis, semua progress kami perjuangkan sebaik-baik munkin. Dan kita telah menemukan beberapa titik terang untuk Dua Desa Persiapan di Kecamatan Subah Kabupaten Sambas,” terang Linda. 


Disebutkan dia, untuk Desa Persiapan Arga Pura dan Sapak Hulu Trans, diperlukan pembaharuan data berupa perbaikan Peta, termasuk permasalahan tapal batas antar kabupaten. Dikarenakan tambah Linda, batas dua desa persiapan dimaksud, terdapat sektor yang berkaitan dengan Kabupaten Bengkayang.


“Alhamdulillah, kabar baiknya untuk kondisi tapal batas yang masih menjadi kendala antara dua kabupaten, sambas – bengkayang, sudah kita selesaikan awal april ini. Dan itu sudah clear, sehingga satu kondisi untuk dua desa persiapan ini sudah kita selesaikan dengan baik, tinggal kita perbaiki petanya, kita perbaharui regulasi yang mengatur tapal batas tersebut nantinya,” ungkap Asisten I Setda Prov Kalbar. 


Toni Sunardi, Koordinator Pemerintahan Biro Pemerintahan Setda Prov Kalbar yang turut mendampingi Asisten I Setda Provinsi berdialog dengan DPRD Kabupaten Sambas mengatakan, progress Dua Desa Persiapan di Kecataman Subah Kabupaten Sambas ini terbilang cukup baik. Bahkan Toni menyebutkan, progressnya hingga ditahap sekarang ini, termasuk yang paling cepat.


“Bahkan saya menyebutkan, dua Desa Persiapan di Kab Sambas ini bisa menjadi contoh, role model bagaimana mempersiapkan desa persiapan dalam upaya pemekaran sebuah desa. Karena apa yang telah dirancang panitia pemekaran desa, sangat matang,” terang Toni. 


Senada dengan Asisten I, Koordinator Pemerintahan itu membeberkan kondisi terkini tentang dua desa persiapan di Kabupaten Sambas. Kata dia, Pemerintah Provinsi pada prinsipnya sangat mendukung percepatan pendefinitifan dua Desa tersebut. Hanya saja ungkap dia, kewenangan besar juga berada di Pemerintah Pusat. 


“Sudah ada beberapa point penting yang harus dipersiapkan kembali oleh pihak Kabupaten Sambas dalam rangka mempercepat urusan dua desa persiapan ini, semoga segera ditindaklanjuti dengan baik,” Pungkasnya. (Sai) 

Share:
Komentar

Berita Terkini