Prihatin Stok Darah, KPK Sambangi DPRD Kabupaten Ketapang

Editor: Admin author photo


Ket: Komunitas peduli kesehatan Ketapang yang terdiri dari Yayasan BK peduli, Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Cabang Ketapang, Himpunan Mahasiswa Ketapang, Matan Diskusi Club, Kesatuan aksi mahasiswa muslim Indonesia (KAMMI), Persatuan Mahasiswa Kendawangan dan Dewan Mahasiswa Al haudh saat melaksanakan hearing disambut oleh komisi II DPRD Ketapang. Selasa, (30/11/2021).

Komunitas peduli kesehatan Ketapang (KPK) Kalbar menyambangi DPRD Kabupaten Ketapang.

Komunitas peduli kesehatan Ketapang yang terdiri dari Yayasan BK peduli, Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Cabang Ketapang, Himpunan Mahasiswa Ketapang, Matan Diskusi Club, Kesatuan aksi mahasiswa muslim Indonesia (KAMMI), Persatuan Mahasiswa Kendawangan dan Dewan Mahasiswa Al haudh saat melaksanakan hearing disambut oleh komisi II DPRD Ketapang. Selasa, (30/11/2021).


Ketua dari komunitas peduli kesehatan Ketapang, Heri Susanto mengungkapkan dalam hearing ke kantor DPRD Ketapang pihaknya meminta kepada pihak pemerintah untuk meninjau ulang terkait harga dan stok darah di daerah kabupaten Ketapang. Pihaknya menilai bahwa harga darah mencapai 675 ribu per kantong.


"Maka tujuan kami hearing ke DPRD adalah untuk kami meminta untuk menurunkan harga darah yang dirasa sangat mahal mencapai 675 rbu perkantong, pasalnya daerah lain lebih murah, terus bisa kenapa kita tidak bisa demikian," ujarnya.


Pihaknya juga ingin mendorong pemerintah agar memperhatikan biaya harga darah dan stok darah di Ketapang yang sangat memprihatinkan.


Dalam Hearing tersebut disampaikan Ketua KPK Heri Susanto bahwa asisten 1 Pemda Ketapang menyampaikan terima kasih kepada komunitas peduli kesehatan yang sudah memberikan saran masukan di bidang pelayanan kesehatan dan pihaknya siap untuk menerima dialog dan pemerintah akan menindak lanjuti audiensi.


"Dan di dalam jangka waktu pendek ini kami akan membentuk bankdata pendonor agar mempermudah mereka untuk mencari pendonor, katanya


Berkaitan dengan edukasi asisten 1 Pemkab Ketapang berharap Dinas Kesehatan dapat melibatkan kelompok kepentingan khusus yang peduli kesehatan untuk di libatkan juga


Sementara ketua komisi 2 DPRD Ketapang Uti Raiden top sangat mengapresiasi audiensi yang dilaksanakan oleh komunitas KPK dalam rangka menyuarakan suara rakyat terkait harga darah.


"Tentu ini saya apresiasi terlebih tujuannya baik untuk rakyat Ketapang," Pungkasnya. (Sai)

Share:
Komentar

Berita Terkini