-->

Sambas Menerima Hibah 1000 Unit Penerangan Umum Tenaga Surya

Editor: Admin author photo

Ket: Bupati Sambas H Satono saat melaksanakan penandatanganan penerimaan hibah 1000 Unit PJUTS dari LPP Yayasan Badan Kongres Internasional Forum Budaya dan Warisan Dunia. Jumat (29/10/2021) di istana Alwatzikoebillah Sambas

Kabarsambas.com-Kabupaten Sambas menerima Hibah 1000 Unit Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) dari Lembaga Pengelola Proyek (LPP) Yayasan Badan Kongres Internasional Forum Budaya dan Warisan Dunia.


Selain Kabupaten Sambas empat kabupaten/kota juga menerima hibah tersebut yakni yakni Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Sintang dan Kota Singkawang. 


Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dilakukan di Keraton Alwatziekhoebillah, Jumat (29/10/2021).


Bupati Sambas H. Satono mengungkapkan kabupaten Sambas merupakan salah satu daerah yang beruntung mendapatkan hibah PJUTS dari LPP yayasan badan Kongres internasional Forum Budaya dan Warisan dunia.


"Mudah-mudahan kelima kabupaten/kota yang menerima hibah ini benar-benar menjadi wilayah yang terang benderang ke depannya,” jelasnya.


Bupati mengungkapkan beberapa titik di kabupaten Sambas masih ada yang belum teraliri listrik. Sehingga dirinya berharap berharap program hibah dari LPP Badan Kongres Internasional Forum Budaya dan Warisan Dunia bisa membantu pemerintah daerah mengatasi masalah tersebut.


“Ya, Sebagai wilayah perbatasan, Sambas memiliki sejumlah problem utama di masa pandemi Covid-19. Salah satunya adalah listrik. Di mana kendala tidak adanya listrik itu akan berdampak pada yang lain seperti sinyal internet dan sebagainya. Apalagi di masa pandemi ini anak sekolah diminta belajar daring, bagaimana caranya jika tidak ada listrik tidak ada sinyal. Masalah ini sudah saya sampaikan ke menteri,” tuturnya.


Bantuan ini dikatakan bupati bersumber dari non APBD sudah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sambas. Seperti contoh 11 jembatan yang diresmikan beberapa waktu lalu. Di mana total anggarannya mencapai Rp. 5 miliar.


“Baru lima bulan Satono-Rofi menjabat, setahun tiga kali refocusing anggaran karena pandemi, tentu banyak program strategis yang kita rencanakan jadi terhambat karena terpotong anggaran tersebut. Tapi kita bersyukur banyak teman yang perhatian dengan Sambas, membantu bangun jembatan dan sebagainya,” ujarnya.


Bupati berharap hibah dari Yayasan Badan Kongres Internasional Forum Budaya dan Warisan Dunia tidak hanya PJUTS, namun juga infrastruktur seperti jalan dan jembatan. Di mana hal itu juga tidak kalah penting dibutuhkan masyarakat. (Sai)

Share:
Komentar

Berita Terkini