-->

Maksimalkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat, RSUD Pemangkat Segera Miliki Empat Gedung Baru

Editor: Admin author photo

Ket: Bupati Sambas H.satono didampingi ketua PKK Yunisa saat melaksanakan peletakan batu pertama empat bangunan baru RSUD Pemangkat. Senin (9/8/2021)

Kabarsambas.com
-Upaya memberikan pelayanan dan kenyamanan kepada masyarakat terutama pasien RSUD Pemangkat.


RSUD Pemangkat terus melakukan pembenahan berupa penambahan empat gedung baru yakni Penambahan fasilitas rumah sakit akan dilakukan di Unit Gawat Darurat (UGD), Pediatric Intensive Care Unit (PICU), Neonatal Intensive Care Unit (NICU), dan VK Maternal atau Ruang Bersalin.


Bupati Sambas H. Satono didampingi ketua PKK Sambas Yunisa melakukan peletakan pertama pembangunan empat gedung baru RSUD Pemangkat.


Selain Bupati Sambas Peletakan batu pertama ini juga diikuti Kapolres Sambas, AKBP Laba Meliala,Direktur RSUD Pemangkat dr. Hardin, Direktur RSUD Sambas, dr Ganjar Prabowo, Kadis Kesehatan Sambas dr. Fatah Maryunani, Wakil Ketua DPRD Sambas Ir, H Arifidiar, Forkopimcam Sambas. Senin (9/8/2021)


Bupati Sambas H. Satono berharap empat pembangunan yang dilakukan untuk meningkatkan kapasitas pelayanan RSUD Pemangkat dapat memberikan kontribusi yang positif untuk pelayanan kesehatan di kabupaten Sambas.


"Saya sudah melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan lima gedung baru RSUD Pemangkat, mudah-mudahan ini dapat meningkatkan kontribusi yang positif untuk pelayanan kesehatan di kabupaten Sambas," katanya.


Dirinya juga berharap dinas kesehatan untuk menjadi pelopor dalam pelayanan kesehatan dan jangan sampai hak-hak pertugas kesehatan jangan sampai diabaikan.


"Ya, mari kita bangun Sinergitas terutama untuk pelayanan kesehatan, khusus bidang kesehatan juga harus mengedepankan kemanusiaan," ungkapnya.


Satono juga menekankan pihak RSUD jangan sampai menolak pasien apalagi melakukan pengumuman untuk tidak melayani masyarakat.


"Saya berharap direktur RSUD yang ada di kabupaten Sambas, jangan sampai lagi menolak pasien apalagi memasang pengumuman tidak melayani masyarakat," tegasnya.


Untuk empat bangunan direncanakan Satono berharap semoga pelaksanaan sesuai perencanaan.


"Lakukanlah koordinasi, saya berharap Kapolres dan Kejari bantu untuk melakukan pendamping karena semua ini, semata-mata untuk pelayanan kepada masyarakat, Saya lihat RSUD Pemangkat mempunyai banyak inovasi sudah luar biasa," tutupnya.


Sementara direktur RSUD Pemangkat, dr. Hardin mengatakan empat bangunan baru yang direncanakan yakni Penambahan fasilitas rumah sakit akan dilakukan di Unit Gawat Darurat (UGD), Pediatric Intensive Care Unit (PICU), Neonatal Intensive Care Unit (NICU), dan VK Maternal atau Ruang Bersalin.


"Ya selain UGD, PICU, NICU, dan VK Maternal, kita juga akan membangun tempat penampungan air bersih untuk memenuhi kebutuhan air di rumah sakit,” tuturnya.


Disampaikan Hardin selama ini kapasitas tempat tidur (bed) di UGD RSUD Pemangkat sangat terbatas yakni hanya 10 bed. Hal itu sering menjadi kendala dalam pelayanan kepada masyarakat. Jika gedung baru UGD telah rampung dibangun, maka kapasitasnya akan bertambah 20 bed.


“Keluhan UGD kita selalu penuh karena kita Cuma memiliki 10 bed. Sekarang kita akan bangun UGD dengan kapasitas 20 bed dengan pegaturan pasien berdasarkan Australasian Triage Scale (ATS),” katanya.


Kemudian untuk gedung UGD RSUD Pemangkat yang baru akan dibangun dua lantai. Dimana Latai I untuk triase pasien yang baru masuk, sedangkan lantai II untuk laboratorium, ruang radiologi, dan kamar OK Cito (kamar operasi gawat darurat).


"Alhamdulillah setiap tahun Kabupaten Sambas, selalu dapat alokasi DAK dari pemerintah pusat. Untuk tahun ini, DAK fokus kepada pelayanan ibu dan anak. Ini kita upayakan guna mendukung visi misi Sambas Berkemajuan," ungkapnya.


Selanjutnya untuk gedung baru VK Maternal akan berkapasitas 20 bed. Kemudian untuk memaksimalkan itu, juga dibangun PICU dan NICU karena pelayanan tersebut saling berkesinambungan.


“Awalnya hanya ada 4 bed di VK Maternal, kemudian saya tambah kapasitasnya meningkat jadi 10 bed. Itupun masih tidak cukup sehingga pelayanan Jampersal sering di rujuk ke RSUD Abdul Aziz Singkawang. Gedung baru ini kapasitasnya 20 bed, maka insyaallah pelayanan akan lebih maksimal," ujarnya.


Kemudian terakhir RSUD Pemangkat juga akan membangun tempat penampungan air berkapasitas cukup besar sekitar 20 sampai 30 kubik. Hal ini karena selalu terjadi masalah air bersih di kecamatan Pemangkat.


“Allhamdulilah sekarang jika dua pekan saja air macet, maka kita tidak perlu khawatir lagi karena sudah ada sumber air cadangan," Tutupnya.


Sementara Wakil Ketua DPRD Ir. Arifidiar merasa bersyukur bersyukur dikarenakan direktur RSUD Pemangkat telah menjadikan  RSUD Pemangkat menjadi RSUD yang prima.


"Namun masih ada hambatan terutama dokter spesialis, namun RSUD Pemangkat sekarang pelayanannya sudah prima," jelasnya.


Untuk pembangunan empat gedung baru di RSUD Pemangkat disampaikan legislator Golkar ini diperuntukkan untuk pelayanan kesehatan masyarakat sehingga perlu didukung oleh semua pihak termasuk masyarakat kabupaten Sambas.


"Pembangunan gedung ini adalah untuk pelayanan kesehatan masyarakat, maka kita harus mendukung ini, semoga pembangunannya lancar sampai selesai," Pungkasnya. (Sai)

Share:
Komentar

Berita Terkini