-->


DPRD Bersama Mahasiswa Sambas Berikan Dukungan Kepada Jumardi

Editor: Admin author photo

Ket: Ketua DPRD Sambas, H.Abu Bakar, Wakil Ketua DPRD Sambas, Ferdinan Syolihin dan Ketua Komisi 2 DPRD Sambas saat menerima audiensi Aliansi Mahasiswa Sambas untuk memberikan dukungan kepada Jumardi. Senin (1/3/2021) di ruang rapat komisi DPRD Sambas

Kabarsambas.com-DPRD Kabupaten Sambas menerima audiensi Aliansi Mahasiswa Sambas terkait kasus Jumardi warga warga Dusun Tempukung, Desa Tempatan, Kecamatan Sebawi yang terjerat kasus satwa yang dilindungi.


Sebelum melaksanakan audiensi Aliansi Mahasiswa menyampaikan orasi diharapkan gedung DPRD Sambas. Senin (1/3/2021)


Audiensi mahasiswa kabupaten Sambas ini diterima langsung ketua DPRD Sambas, H.Abu Bakar, Wakil ketua DPRD Ferdinan Syolihin, SE, Ketua Komisi 1, Lerry Kurniawan Figo, Ketua Komisi 2, Ahmad Setiawan.SP dan anggota DPRD Junaidi


Ketua DPRD Sambas, H.Abu bakar mengatakan gerakan yang dilakukan mahasiswa Sambas untuk warga Sambas merupakan hal yang baik dan dapat memberikan semangat dan dukungan kepada keluarga korban.


"Kita jika melihat kasus ini memang Jumardi ini tidak paham aturan tentang satwa-satwa yang dilindungi, apalagi pendidikan Jumardi hanya berijazahkan Sekolah dasar," tuturnya.


Disampaikan Legislator Gerindra ini tidak hanya Jumardi namun masih banyak masyarakat sambas yang belum mengetahui tentang satwa-satwa yang dilindungi.


"Bukan hanya Jumardi masih banyak masyarakat Sambas yang belum mengetahui tentang satwa-satwa yang dilindungi, untuk itu kita juga meminta BKSDA untuk lebih gencar lagi melakukan sosialisasi hingga tingkat masyarakat," ungkapnya.


DPRD sangat mendukung upaya yang dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa Sambas yang telah bertindak cepat membantu masyarakat.


"DPRD juga akan berjuang bersama untuk memberikan bantuan kepada masyarakat kita, Kami juga berharap ketua komisi 2 untuk berkomunikasi kembali ke pihak kepolisian dan BKSDA untuk mencarikan solusi terbaik, Kita berharap Jumardi dapat bisa bebas dari jeratan hukum. Namun dalam upaya ini kita juga tetap taat terhadap aturan," tutupnya


Sementara Wakil Ketua DPRD Sambas, Ferdinan Syolihin, SE mengucapkan terimakasih kepada mahasiswa Kabupaten Sambas untuk memberikan dukungan moril kepada Jumardi yang terjerat kasus hukum perdagangan satwa dilindungi.



"Kami DPRD berterimakasih kepada mahasiswa dalam memberikan dukungan moral kepada saudara kita yang terjerat hukum", ujarnya.


Pihaknya telah berkomunikasi dengan keluarga korban memang Jumardi tidak mengetahui bahwa satwa burung bayan adalah hewan yang dilindungi negara.


"Memang saudara Jumardi adalah korban ketidakpahaman dan masih sangat awam hukum, maka untuk itu kita bersama berupaya membantu saudara Jumardi," tuturnya.


Untuk merespon ini, DPRD akan secepatnya memanggil Eksekutif untuk meminta pendamping hukum agar kasus serupa tidak kembali terulang.

Ket: Wakil Ketua DPRD Sambas, Ferdinan Syolihin Saat menerima Aliansi Mahsy Sambas saat menggelar aksi simpatik untuk memberikan dukungan kepada Jumardi


"Kasus ini terjadi dikarenakan kurangnya informasi dan sosialisasi dari pihak terkait, kami juga pada 16 Februari telah berkomunikasi dengan BKSDA namun kasus ini telah dilimpahkan ke Polda Kalbar," katanya.


Legislator PDI-P ini meminta kepada mahasiswa dan masyarakat untuk selalu taat terhadap hukum dan mengikuti proses hukum yang berlaku.


"Kita tetap berupaya untuk melakukan upaya dukungan kepada Jumardi, namun saya meminta mahasiswa juga diharapakan tetap taat terhadap proses hukum," Pungkasnya. (Sai)



Share:
Komentar

Berita Terkini