-->

KPUD Sambas Gelar FGD Evaluasi Pilkada Sambas 2020

Editor: Admin author photo

Ket: Ketua KPUD Sambas, Sudarmi saat menyampaikan sambutan dalam acara FGD evaluasi Pilkada Sambas Tahun 2020. Rabu (10/2/2021) di Hotel Pantura Sambas

Kabarsambas.com-Pasca pemikiran dan seluruh tahapan pilkada tahun 2020 selesai. Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Sambas melaksanakan Fokus Group Discussion (FGD) evaluasi Pilkada Sambas.


Ketua KPUD Sambas, Sudarmi mengatakan, seluruh tahapan pilkada telah mereka laksanakan dengan maksimal.


"KPU Kabupaten Sambas dalam melaksanakan tahapan Pilkada sejak dari bulan Maret 2019 sampai dengan hari ini, dimulai dengan tahapan perencanaan program dan anggaran yang sudah kami usulkan pada bulan Maret 2019, dan Alhamdulillah difasilitasi dengan baik oleh pemerintah daerah," Kata Ketua KPUD, Rabu (10/2/2021) di Hotel Pentura Sambas


Setelah penganggaran oleh pemerintah daerah, proses pilkada kemudian beranjak pada pembentukan produk hukum dan pemutakhiran data pemilih.


"Semuanya berkat unsur pemerintah daerah dalam membiayai anggaran pemilihan bupati dan wakil bupati Sambas, sehingga semuanya bisa berjalan dengan lancar," ungkapnya.


"Selanjutnya dengan tahapan pembuatan atau pembentukan produk-produk hukum yang menjadi payung hukum dalam penyelenggaraan tahapan, kemudian tahapan pemutakhiran data pemilih, kemudian tahapan partisipasi masyarakat, lalu dilanjutkan dengan tahapan pengelolaan logistik pemilihan, tahapan pencalonan, kampanye, tahapan pemungutan dan penghitungan suara serta tahapan rekapitulasi hasil penghitungan dan pemungutan suara," ujarnya.


Kemudian Pilkada dilanjutkan dengan tahapan penetapan hasil pemungutan dan penghitungan suara, penetapan calon terpilih dan terakhir tahapan evaluasi.


"Sehingga seluruh rangkaian Pilkada 2020 yang dilaksanakan di Kabupaten Sambas Alhamdulillah semuanya berjalan lancar aman damai terkendali, sehat dan bermartabat berkat dari sinergitas dan dukungan dari semua unsur instansi," katanya.


Evaluasi tersebut sebut Sudarmi pada prinsipnya dilaksanakan untuk menerima masukan saran perbaikan kepada KPUD Sambas selaku penyelenggara pemilu.


"karena kita tahu dalam setiap penyelenggaraan sebaik apapun pasti ada saja kekurangan yang dialami, maka untuk menjadi bahan perbaikan pada penyelenggaraan pemilihan kedepan, pada hari ini kita adakan focus group discussion untuk menggali hal-hal yang barangkali bisa menjadi rangkuman kita dalam penyelenggaraan pemilihan kepala daerah berikutnya," jelasnya.


Sudarmi juga mensyukuri meskipun dalam kondisi pandemi covid-19, masyarakat kabupaten sambas terap antusias mengikuti pemilu. Hal ini dibuktikan sengan partisipasi pemilih yang lebih baik dibanding Pilkada Bupati dan Wakil Bupati sebelumnya.


"Partisipasi pemilih yang dicapai di Kabupaten Sambas Alhamdulillah juga meningkat dari pencapaian partisipasi pemilih pada penyelenggaraan pemilihan bupati dan wakil bupati Sambas pada tahun 2015 kemarin, yakni di atas 60%, ini meskipun dilaksanakan dan diselenggarakan dalam situasi pandemi," Pungkasnya. (Sai)

Share:
Komentar

Berita Terkini