-->

Kisah Duka Penumpang Sriwijaya Air Asal Sambas, Tinggalkan satu Istri dan tiga anak masih kecil

Editor: Admin author photo

Ket: Wakil Bupati Hj.Hairih.SH.MH bersama Camat Semparuk saat mengunjungi kediaman istri kolisun salah satu penumpang Sriwijaya air. Selasa (13/1/2021) di desa Semparuk kecamatan Semparuk

Kabarsambas.com-Salah satu warga Sambas yang terdaftar dalam penumpang Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan kepulauan seribu pada Sabtu (9/1/21) lalu menyisakan cerita duka.


Warga sambas yang masuk daftar penumpang Sriwijaya air SJ 182 bernama kolisun warga Semparuk Sebangkau Rt. 039 Rw. 012 Desa. Semparuk Kecamatan Semparuk.


Kini, kolisun masih belum ditemukan oleh tim pencari. Diirinya telah meninggalkan satu istri dan tiga orang anak dua masih kecil dan satu sudah duduk di bangku SMP di desa Semparuk.


Wakil Bupati Sambas Hj.Hairiah.SH.MM mengungkapkan rasa duka yang mendalam untuk para korban.


"Turut sedih dan berduka untuk para korban, kita berdoa bersama semoga amal ibadahnya di terima dan di ampuni dosa dosanya, mendapat tempat yg terbaik di sisi Allah SWT," ucapnya.


Hairiah menyebutkan atas nama pemerintah kabupaten Sambas dan secara pribadi pihak turut berbela sungkawa dan mengunjungi istri korban dan keluarga nya langsung di kediaman salah satu penumpang Sriwijaya air SJ 182 di Desa Semparuk.


"Ya, atas nama pemerintah kabupaten sambas dan pribadi kami turut berbela sungkawa dengan mengujungi istri korban dan keluarganya," ujarnya.


Disampaikan Wakil Bupati saat dikediaman korban, dimana istri korban masih dalam keadaan berduka yang mendalam.


"Istri korban masih dalam kondisi berduka sambil mencoba untuk iklhas atas semua yang terjadi dikarenakan sudah menjadi takdir dari Allah yang maha kuasa," ungkapnya.


Kolisun yang terdaftar dalam penumpang Sriwijaya air SJ 182 ini meninggalkan satu istri dan tiga anak-anak laki-laki. Dua Masih kecil-kecil dan satu dibangku SMP. (Sai)

Share:
Komentar

Berita Terkini