-->

Kasuh Cabul Masih Tinggi, Pemkab Gencarkan Sosialisasi Dan Penyadaran

Editor: Admin author photo
Wakil Bupati Sambas, Hj.Hairiah.SH.MH

Kabarsambas.com-Masih tingginya angka pencabulan terhadap anak di kabupaten Sambas ditanggapi Wakil Bupati Sambas Hj.Hairiah.SH.MH.

Diirinya menyambutkan tingginya kasus tersebut, salah satunya adalah karena masyarakat sudah sadar hukum, sehingga tidak lagi diam.

"Meningkatnya kasus yang ada, karena ada beberapa indikasi. Pertama karena meningkatkannya kesadaran masyarakat akan apa yang dialami, dengan setiap kasus yang terjadi mendapat respon dan empati dalam penanganan," katanya. Senin (6/7/2020).

"Sehingga dengan begitu ada rasa aman pada saat melaporkan kasusnya, karena fasilitas pengaduan tersedia dan responsifnya aparat penegak hukum dan tim gugus tugas penanganan kasus untuk perempuan dan anak," tambahnya.

Hairiah menjelaskan tingginya kasus kekerasan terhadap anak juga dikarenakan maraknya konten-konten berbau pornografi yang sekarang mudah di akses.

"Ya, faktor-faktor pemicunya kasus bisa bermacam-macam, dari longgarnya pengawasan keluarga, dan masih berseliwerannya gambar dan video porno yang bisa di akses oleh anak-anak," katanya.

Untuk meminimalisir tingginya kasus itu, kata dia Pemkab Sambas sudah mengambil langkah-langkah strategis yang sudah dilakukan.

"Upayanya sudah ada Pusat Pelayanan Terpadu untuk Perempuan dan Anak yang jaringannya sampai ke Desa, ada Perbup tentang upaya pencegahan dan penanganan penyakit masyarakat yang kerja sama dengan Baninsa dan Babinkantibmas, tokoh masyarakat, tokoh agama," katanya.

Untuk itu, kedepan pihaknya tetap berkomitmen untuk melakukan penguatan-penguatan agar kasus ini bisa di tekan. Salah satunya adalah dengan melakukan sosialisasi.

"Penguatan dan peningkatan dengan sistem yang terus terbangun, baik dalam bentuk sosialisasi dan penyadaran kepada masyarakat dan alur laporan dan penanganan kasus, dimana penanganan kasus yang ramah anak dan tetap menjunjung tinggi hak korban serta rehabilitasi sehingga korban menjadi survival dan dapat kembali termotivasi dalam hidupnya," jelasnya.

Hairiah juga berpesan kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati. Dan kepada orang tua, ia minta agar bisa menjaga komunikasi dengan anak. Begitu juga anak kata dia, juga harus terus berkomunikasi dengan keluarga.

"Keluarga juga mengawasi anak-anaknya, serta peringatan untuk siapa saja, kasus pidana yag dilakukan mempunyai sanksi hukuman yang tinggi, karena negara sangat konsen menjaga warga negaranya," Pungkasnya. (Sai)

Share:
Komentar

Berita Terkini