-->

Sukseskan Sensus Penduduk 2020

Editor: Admin author photo
Kepada BPS Kabupaten Sambas saat melakukan sosialisasi tentang Sensus keluarga. Kamis (5/3/2020) di Pantura Jaya
Kabarsambas.com-Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sambas menargetkan 11,98 Persen Kepala Keluarga (KK) bisa mengikuti Sensus Keluarga Online yang dilaksanakan BPS Kabupaten Sambas.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sambas, Suwandi mengatakan target yang ingin dicapai telah di kaji terlebih dahulu. Dimana pihaknya sudah terlebih dahulu mengidentifikasi bagaimana kondisi jaringan internet di 193 Desa yang ada di Kabupaten Sambas. Ditemukan masih ada Desa di Kabupaten Sambas yang tidak memiliki jaringan internet.

"Ya, dari 193 Desa itu masih ada desa yang tidak ada jaringan internet. Sehingga di targetkan kurang lebih sekitar 11.98 persen dari jumlah warga yang ada di Kabupaten Sambas," Katanya. Kamis (5/3/2020).

Disampaikan Suwandi pihaknya terus berusaha untuk mencapai target. Salah satunya adalah dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan instansi terkait lainnya, termasuk dengan 19 Camat di Kabupaten Sambas.

"Hingga saat ini kurang lebih 3.050 Kepala Keluarga yang sudah ikut sensus penduduk online. Itu sebenarnya masih jauh dari target kita, tapi kita terus berupaya untuk melakukan sosialisasi lebih gencar lagi," ungkapnya.

"Dan kemarin kita juga sudah mencanangkan bersama Bupati agar seluruh ASN bisa ikut serta dalam sensus penduduk kali ini," tambahnya.
Dari pelaksanaan kegiatan Sensus Penduduk atau SP 2020 ini memiliki banyak manfaat untuk masyarakat dan bagi negara.

"Jadi yang pastinya manfaatnya cukup besar baik untuk birokrat, masyarakat dan pengguna data itu sangat besar. Karena semua data yang digunakan menggunakan baground data sensus 2020 itu semua menggunakan data-data dasar dari Sensus," ungkapnya.

Dari Sensus tersebut akan didapatkan data penduduk menurut kelompok umur dan umur tunggal. Sehingga bisa digunakan untuk merancang pembanggunan dan rencana kerja jangka panjang.

"Misalnya berapa si keperluan puskesmas, tenaga guru dengan usia anak sekolah sekian dan lain-lain. Jadi nanti siapapun bisa menggunakan data dasar dari Sensus Penduduk 2020, untuk  Kedepannya tidak ada lagi istilah kata Data Capil, Data BPS. Karena sensus kali ini lansung terkoneksi ke data Dirjan Adminduk, jadi kita akan jadi satu data dari kegiatan sensus penduduk ini. Dan kedepan kita akan mencapai satu data Indonesia," jelasnya.

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sambas untuk ikut serta dalam menyukseskan Sensus Penduduk 2020.(Sai)

Share:
Komentar

Berita Terkini