Karhutla Tak Kunjung Padam, Bupati Satono-Dandim-Kapolres Sambas Turun Langsung ke Titik Api

Editor: Kabarsambas author photo

ket : Karhutla Tak Kunjung Padam, Satono-Dandim-Kapolres Sambas Turun Langsung ke Titik Api

Kabarsambas.com - Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah Kabupaten Sambas dalam beberapa hari terakhir belum sepenuhnya mampu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).


Kondisi tersebut terlihat di Desa Tremandayan, Kecamatan Teluk Keramat, Rabu (9/9/2026). Meski sebelumnya sempat diguyur hujan, sejumlah titik api masih ditemukan dan terus membakar lahan gambut.


Bupati Sambas H. Satono bersama Dandim 1208/Sambas Letkol Inf. Dwiyanto Kusumo, M.A.P., serta Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo, S.I.K., M.H., turun langsung ke lokasi untuk memantau kondisi Karhutla sekaligus ikut melakukan pemadaman.


Setibanya di lokasi, rombongan memastikan titik-titik yang masih mengeluarkan asap dan api. Kondisi lahan gambut yang terbakar membuat api tetap bertahan meskipun sebelumnya telah diguyur hujan.


Bupati Satono meminta pemerintah desa bersama kelompok tani meningkatkan kewaspadaan dan menjaga lahan masing-masing agar tidak kembali terbakar.


"Saya minta kepada Kepala Desa setempat untuk mengumpulkan para kelompok tani, menyampaikan kepada mereka agar lahan yang mereka miliki dijaga supaya tidak terbakar," ujar Satono.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam penanganan Karhutla di Kabupaten Sambas.


Menurutnya, upaya pemadaman membutuhkan kerja bersama antara pemerintah, TNI, Polri, Manggala Agni, relawan dan masyarakat.


"Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu upaya pemadaman api di tiap titik, para relawan, masyarakat, Manggala Agni, Polri serta TNI. Semoga kondisi ini segera selesai dan apa yang dilakukan menjadi amal bagi semua," pungkasnya.


Usai memantau kondisi lapangan, Bupati Satono bersama Dandim dan Kapolres Sambas turut menjelajah kawasan yang terbakar. Ketiganya kemudian ikut melakukan penyemprotan air pada sejumlah titik api yang masih ditemukan. (Sairi)

Share:
Komentar

Berita Terkini