-->

Sebanyak 58 Warga Terjaring Dalam Razia Pekat di Sebedang

Editor: Admin author photo

Ket: Bupati Sambas H.Atbah Romin Suhaili Lc MH saat melakukan pembinaan kepada warga yang terjaring dalam razia pekat. Minggu (7/3/2021) di danau Sebedang

Kabarsambas.com-Sebanyak 58 warga terjaring dalam operasi razia penyakit masyarakat (Pekat) di daerah taman wisata Sebedang Desa Sepuk Tanjung dan Desa Sempalai Sebedang Kecamatan Sebawi.


Warga yang terjaring langsung diberikan pembinaan dimana 16 diantaranya adalah pelajar.


Razia Pekat ini dipimpin langsung oleh Bupati Sambas, H.Atbah Romin Suhaili, Lc dan didampingi oleh Kepala Kejaksaan Negeri Sambas Ichwan Effendi, Anggota Kodim 1208 Sambas, Batalyon 645 GTY Sambas, Polres Sambas serta Satpol PP.


Atbah mengatakan dalam razia tersebut didapati anak usia sekolah yang membawa miras.


"Kita berupaya bagaimana mencari miras narkoba, prostitusi dan sejenisnya terkait penyakit masyarakat, dalam razia kali ini kita temukan beberapa anak yang membawa miras," katanya, Minggu (7/3/2021)


Para pelajar dikatakan Bupati dikumpulkan, didata, dihubungi orangtuanya dan diberikan pengarahan langsung oleh Bupati dan Kajari, baru kemudian mereka dipulangkan.


Disampaikan Bupati razia serupa akan terus digencarkan untuk menekan tindakan asusila dan pergaulan bebas di masyarakat.


"Ya, ini merupakan upaya mewujudkan visi misi masyarakat yang berakhlakul karimah, tujuan kita adalah bagaimana pelan tapi pasti, memberikan rasa aman nyaman dan membangun etika moral dan pola hidup yang baik," ungkapnya.


Diirinya menginginkan agar generasi Kabupaten Sambas jauh dari yang namanya narkoba, miras, prostitusi dan penyakit masyarakat lainnya.


"Kita ingin tentu lebih baik kedepan dan tidak bersentuhan dengan narkoba, tidak bersentuhan dengan miras dan pergaulan bebas dan perilaku mesum," tuturnya.


Bupati berpesan agar orang tua selalu memperhatikan pergaulan anak-anak mereka, tidak membiarkan putra putri mereka terjerumus dalam pergaulan yang salah.


"Ya, menjadi pelajaran kita semua untuk senantiasa berhati hati dalam bergaul, dan berinteraksi dengan semua pihak agar kedepan tidak terjaring lagi seperti ini," Tutupnya.


Ditempat yang sama, Kepala Kejaksaan Negeri Sambas, Ichwan Effendi mengatakan, para pelajar memiliki masa depan yang panjang.


"Mereka masih muda dan tentunya memiliki cita-cita, sangat kita sayangkan apabila terjerumus dalam kondisi seperti ini," katanya.


Dirinya juga mengingatkan kepada pengelola tempat hiburan untuk menyajikan lokasi yang sehat, tidak mengundang pekat.


"Penyedia dan pengelola tempat karaoke, harus membuat tempat mereka sehat dan tidak menjadi sarang penyakit masyarakat, apalagi di daerah wisata danau sebedang, baiknya buatlah tempat hiburan karaoke keluarga," Pungkasnya. (Sai)

Share:
Komentar

Berita Terkini